Belajar mendengarkan, menelaah, berfikir dan berkomentar

image by google

Saya sedang rajin menulis nih di blog saya, biasa deh ya biasanya pemicunya kegalauan yang tak berujung dan kadang tanpa sebab hehehhehe :P. Judul postingan saya kali ini agak panjang ya "Belajar mendengarkan, menelaah, berfikir dan berkomentar". Postingan ini menjadi sequel dari postingan terdahulu saya yang berjudul "Belajar berkata : Tolong, Maaf, & Terima kasih" dan "Belajar bersikap: sabar, ikhlas & bersyukur".

Saya terinspirasi menulis judul-judul diatas biasanya karena peristiwa yang baru saya alami atau sedang saya alami, atau juga mungkin tidak saya alami sendiri tapi hanya saya saksikan di televisi #infotainmentfreak!. Belajar mendengarkan, menelaah, berfikir dan berkomentar, saat ini tidak banyak yang memperhatikan pentingnya. Saya lihat di televisi tidak hanya infotainment, tapi berita-berita nasional juga politik grafik dan trennya sama. Mereka terburu berkomentar tanpa banyak berfikir, tapi ada juga  beberapa figur yang memang sangat bijak menanggapinya, tapi langka jumlahnya.

Kebanyakan orang sekarang tidak hanya figur di televisi banyak yang terlupa akan sikap "mendengar" dan terlampau mempercayai pendapat sendiri. Sikap mendengar ini perlu kita sempatkan agar kita tahu bagaimana orang lain menilai pribadi kita. Kalau kata kita sendiri mah, diri kita yang pualing baik sedunia. Padahal kita lupa, kita hidup sosial bermasyarakat. Kita lupa kita berkoloni dan berinteraksi dengan orang lain yang tidak semua satu pendapat.

Saat ini banyak orang sombong yang kepedean untuk terlalu cepat berkomentar hanya karena sedikit terusik. Padahal tidak semua anggapan harus kita perjelas ke yang tidak bersangkutan dengan kita. Redam emosi, kendalikan ego kita lah, coba dengar dulu apa yang orang sampaikan padamu, kemudian telaah lalu mulailah berfikir kenapa bisa begitu, baru setelah kamu yakini semua, berkomentarlah. Saya pribadi yakin kok komentar yang keluar dari proses mendengar, menelaah serta berfikir adalah sebuat keputusan dari persetujuan dari sisi positif dan negatif kita.

Fase mendengar adalah fase dimana kita ditunjukkan orang lain dimana hal yang menarik dan tidak menarik atas kita. Tidak perlu marah, karena itulah wujud kepedulian antar manusia. Banyak saya melihat para figur yang terlalu sombong atas dirinya, emosi tingkat tinggi, hobi menggertak untuk mengecilkan kedudukan seseorang, berkoar-koar dengan arogannya. Tapi setelah beberapa waktu dia akan berbeda sikap karena telah menyadari ketidaktahuannya. Jangan sampai kita jadi orang yang menjilat ludah sendiri.

Ada pula contoh dari orang terdekat saya, sering saya ingatkan untuk belajarlah mendengar pendapat orang lain meski baik buruk. Mengiyakan tapi tetep keukeuh dengan pendapat sendiri dan kadang menjadi 'uring-uringan' karena tidak bisa menerima pendapat orang lain.

Saya ini pun masih dalam tahap belajar mendengarkan, makanya saya berusaha berbagi, mengingatkan meski hanya lewat tulisan. Belajar mendengarkan, menelaah, berfikir dan berkomentar penting untuk kita agar menjadi pribadi yang stabil dan tidak mudah goyah karena keadaan.

Jaman sekarang banyak orang rapuh, galau dan gampang termakan bujukan. Banyak yang membebaskan diri tanpa aturan, banyak yang menghalalkan cara untuk tujuan kepentingan. Hmmm...akankan kita jadi pribadi yang terjerumus lebih dalam??

Tidak ada mudharatnya kok memulai belajar mendengarkan, menelaah, berfikir dan berkomentar dalam setiap langkah keputusan dan berkomentar, guna menjadi pribadi yang lebih stabil dan tidak bertindak grusa-grusu yang menghasilkan penyesalan di kemudian hari. Yuuukkk ahhhhh.....

2 komentar:

  1. Setuju banget.
    Mendengar dengan baik, kemudian dipikirkan atau ditelaah, baru kemudian berkometar. Karena jika berkomentar tanpa berfikir seringkali malah membuat orang yang mendengarnya tersinggung.
    Nice article jeng :)

    BalasHapus
  2. @cerita jakarta yupp...itu yang kadang saya rasakan tiap habis meledak2kan emosi....sekarang jadi lebih berfikir sebelum berucap...

    BalasHapus

~ Semua komentar yang masuk akan di moderasi dahulu sebelum di tampilkan!
~ Komentar yang tidak sesuai topik, penghinaan, dan mengandung SARA akan dihapus, Thanks!

 
'/>