Tips dan cara mengurus paspor tanpa calo

Tips cara mengurus paspor tanpa calo ini bisa kita praktekan sendiri kok. Tapi kalau tidak mau nunggu antrian sih ya pakailah calo dengan baik dan benar untuk mengurus paspor hehehhee :D.

Jika kita ingin bepergian keluar negeri *kayak saya*, kita perlu mengurus paspor ke kantor imigrasi yang ada dikota kita. Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara.

Paspor berisi biodata pemegangnya, yang meliputi antara lain, foto pemegang, tanda tangan, tempat dan tanggal kelahiran, informasi kebangsaan dan kadang-kadang juga beberapa informasi lain mengenai identifikasi individual. Paspor biasanya diperlukan untuk perjalanan internasional karena harus ditunjukkan ketika memasuki perbatasan suatu negara.

Untuk mengurus paspor di Surabaya ada 2 kantor imigrasi yang bisa didatengi, yaitu di  Kantor Imigrasi kelas I khusus Surabaya Jl. Jendral S. Parman 58A, Waru, Sidoarjo dan Kantor imigrasi kelas I Tanjung Perak Jl. Darmo Indah 21, Surabaya.

Saya waktu itu memilih kantor imigrasi yang di Waru, padahal kalau tahu dari awal mungkin saya memilih di kantor imigrasi Darmo, karena lebih dekat dengan rumah. Tapi ya sudahlah namanya juga baru pertama kali mengurus paspor tanpa calo hehheheh.

Oke kita mulai tips mengurus paspor tanpa calonya ya:
Step 1:
1. Siapkan dokumen pribadi : KTP, KK, Buku nikah/Akte lahir/Ijazah terakhir (ini salah satunya ya) --> semua di foto copy dikertas A4 (termasuk KTP juga diperbesar menjadi A4). Saya pernah memfotocopy di ukuran folio untuk KK ditolak, disuruh ganti di A4. Jangan lupa dokumen aslinya tetep dibawa ya.

2. Materai 6000

3.Belilah form di kantor imigrasi, biasanya berisi stofmap, form pra pengajuan, dan sampul paspor seharga 15.000.



4. Surat keterangan ganti nama (jika diperlukan saja) : ini berupa formulir yang bisa dibeli di koperasi didalam kantor imigrasi, form ini digunakan untuk yang namanya kurang dari 3 suku kata. Jadi harus ada first name, middle name dan last name begitulah kira-kira. dan form ini harus dibubuhi materai 6000. Penambahan nama yang kurang dari 3 suku kata biasanya menyertakan nama belakang ayah/suami.

Note penting : sebelum menyerahkan ke loket pra permohonan lebih baik cek kelengkapan di customer care yang berada di luar loket.

Step 2:
1. Datanglah pagi-pagi benar.
Maksimal jam 07.00 kita sudah sampai dikantor imigrasi, karena antriannya maha sangat panjang. Saat saya mengurus ini ada yang sudah ditempat sejak jam 04.00 *gileeee*. Dan dihari pertama saya kesana saya kehabisan nomor antrian, karena kesiangan. Fyi, ditiap harinya selalu ada quota penerimaan permohonan paspor (+/- 250 orang/hari). Dan biasanya jam 08.00 - 09.00, nomor antrian sudah habis.

Selain itu di kantor imigrasi Waru ini susah sekali mencari tempat parkir mobil, kalau didepan penuh, kita terpaksa parkir di pinggir jalan sekitar kantor yang bisa hingga 100 m dari kantor. Kalau pinggir jalan penuh kita bisa parkir memutar di gang kecil dibelakang kantor imigrasi waru, tapi jauh jalan kakinya. Paling enak naik motor, parkirnya dipinggir jalan depan kantor imigrasi, jika penuh masih bisa di pas-pas in naruhnya. Aman kok, disitu tukang parkirnya ngejagain terus di parkiran.

2. Setelah form pengajuan sudah diisi dan dilengkapi dengan berkas yang diperlukan, langsung tujulah LOKET 5, kalau perlu larilah cepet-cepetan. Disitu tempat mengambil nomor antrian (hanya untuk meminta nomor ya) berjubel dan petugasnya hipertensi abessss GALAK xixixiixix.

3. Setelah dapat nomor antrian, tunggulah untuk dipanggil sesuai nomor antrian, bisa 2-4 jam. Jadi siapin bacaan, gadget dan minuman yang cukup :D. Sekali panggilan biasanya 10 orang.

4. Jika saatnya nomor kita dipanggil, langsung menuju LOKET 3 untuk menyerahkan form pengajuan dan pengecekan berkas asli (KTP, KK, Surat nikah/Akte/Ijazah). Petugas akan mengkroscek data-data kita melalui wawancara singkat.

Note: Kalau masih dalam 1 KK, biasanya yang di tanya-tanya hanya satu orang saya, nama lainnya ngikut :D.

5. Setelah itu kita dapat tanda terima yang kira-kira bertuliskan "datang dihari berikutnya untuk biometrik dan wawancara".

6. Setelah itu kita boleh pulang, dan kembali lagi ke kantor imigrasi sesuai tanggal yang tertera di tanda terima yang diberi dari LOKET 3 tadi.

Step 3:
1. Bawalah tanda terima yang kita dapat dihari sebelumnya dari LOKET 3, langsung kasih ke petugas yang ada di LOKET 5. Ini juga harus cepet-cepetan karena takut quota habis.

Kemarin saat saya pada tahap ini, saya datang jam 07.30 dan sudah dapat antrian 190-an, 10 menit kemudian quota sudah penuh. Dan juga saya dapat beberapa cerita dari 3 pemohon-pemohon paspor, dia datang pagi jam 06.00,mungkin tanda terimanya ketlisut, karena ditumpukan bawah, jadi yang di dahulukan petugas tumpukan atas. Alhasil datang pagi tapi dapat nomornya malah akhir sekitar nomor 200 keatas. Jadi banyak-banyaklah berdoa semoga tidak ketlisut hehehhee.

2. Setelah menaruh tanda terima tsb, nanti nama kita dipanggil oleh LOKET 5 untuk diberi nomor antrian pembayaran - foto - wawancara. Di step ini kita wajib PASANG KUPING TERUS, karena kadang speakernya bermasalah dan tidak jelas panggilannya. Setelah menerima nomor antrian tsb dari LOKET 5, kita duduk kembali untuk menunggu dipanggil nomor antrian yang sudah kita terima dari LOKET 5 tsb. Yah...sekitar 2 jam an deh kalau cepat. Sekali panggilan 10 orang.



3. Saat nomor kita dipanggil, langsung menujulah LOKET 4 untuk pembayaran, siapkan duit Rp. 255.000,- , dan kalau bisa uang pas, karena lagi-lagi petugasnya pada hipertensi :P. Lalu berikan nomor antrian yang kita dapat dari LOKET 5 tadi (gambar di no.2) kepetugas LOKET 4 beserta uang Rp. 255.000,-. Lalu duduklah kembali dan menunggu dipanggil untuk menerima kwitansi bukti pembayaran. Kalau ini tidak lama, sekitar 15 - 30 menitan, sekali panggilan biasanya 10-20 orang.

4. Setelah menerima bukti pembayaran, duduklah kembali untuk menunggu dipanggil ke ruang biometrik untuk foto, sidik jari, wawancara dan tanda tangan.
Nomor antrian dan tanda terima di foto no.2 biasanya diberikan kembali saat kita mengambil bukti pembayaran (foto no.4). Jadikan satu lembaran tersebut dengan straples, DAN JANGAN SAMPAI HILANG HINGGA PASPOR SUDAH DITANGAN.

5. Saat nomor kita dipanggil ke RUANG BIOMETRIK untuk foto dll, perlihatkan 3 lembar tanda terima yang saya jelaskan di no. 4 kepetugas biometrik. Biasanya dia mencontreng dengan spidol merah pertanda sudah masuk antrian foto, dan diberikan kembali kepada kita lembaran-lembaran tsb. Diruang biometrik kita pun masih harus menunggu, tapi tidak lama. Asal ada kursi foto kosong, kita bisa langsung foto. Diruangan ini paling lama 15 menit sudah selesai semuanya. Tapi disini petugasnya gak ada yang hipertensi....malah mas mas yang masih seger - seger :P.


Urutannya foto + sidik jari lalu pindah ke petugas lain untuk kroscek data (wawancara) dan juga tanda tangan. Dan biasanya kita ditanya tujuan kita membuat paspor juga tanggal keberangkatan.

Setelah semua proses selesai kita diberitahukan oleh petugas tanggal selesainya paspor kita, biasanya min. seminggu, lalu kita boleh pulang dan prosesnya sudah selesai.

Jangan lupa simpan baik-baik 3 lembar tanda terima yang saya jelaskan di no. 4 tadi ya, itu penting banget untuk mengambil paspor.

6. Setelah hari H pengambilan paspor, jangan lupa cek lah terlebih dulu nomor permohonan kita DISINI sebelum datang langsung ke kantor imigrasi, biar tidak kecele dan sudah dapat kepastian paspor kita sudah jadi.

ini artinya sudah selesai


Atau juga bisa via SMS di 081230056677, formatnya PASPOR_nomor permohonan (contoh: PASPOR 100000285966).

Paspor Selesai


7. Di tanggal yang diberitahukan oleh petugas tersebut, bawalah 3 lembar tanda terima seperti di foto no. 2 dan no.4 untuk diberikan ke petugas depan kantor disamping customer care untuk ditukar dengan paspor asli kita. Dan yaaayyyy! PASPOR sudah SELESAI.



Kesimpulan tips dan cara mengurus paspor tanpa calo:
- Siapkan kesabaran yang extraaaaaaaaaaa
- Siapkan waktu yang cukup, kira-kira 2 hari. Kalau kita kerja, maka ambilah cuti. Karena kita tidak pernah bisa memprediksi berapa lama kita menunggu antrian. Kalau saya kemarin paling lama di step 3, saya datang jam 07.30 pulang jam 17.30...pyuuuhhhh.
- Siapkan minuman, makanan, bacaan ataupun gadget yang fullcharge. Kalau makanan minuman kita bisa membeli di kantin di dalam kantor, murah dan cukup enak kok, saya kemarin cuma habis 10rb makan + minum. Bacaan juga ada satu bapak yang jualan majalah lengkap banget di dalam ruang antrian. Nah kalau gadget, tidak ada colokan listrik untuk mengecharge hehehhehe :D.
- Banyak berdoa :)
- Tidak udah memakai jasa calo kalau kita punya cukup waktu. Pakailah calo jika sangat-sangat kepepet dan tidak punya waktu sama sekali untuk mengurus paspor. Jasa calo bisa 2-3x lipat lho dari tarif asli. Sayangkan duitnya, mending untuk traktir saya makan saja xixixixixi.
- Total waktu paspor selesai mulai dari step awal hingga paspor ditangan, kira-kira 8 hari kerja.....cepetkaaannn :D. So ngapain pakai calo kalo kita bisa mengurus paspor sendiri.

Yang mau dan akan mengurus paspor tanpa calo, bisa dipakai tips diatas. Atau kalau mau jelasnya bisa buka websitenya di imigrasi.go.id. Good luck ya! yukkkk ahhh mari liburan duluuuuu :P



7 komentar:

  1. aku mengerti perasaanmu mbak pas ngurus paspor :D
    Dulu pas ngurus pertama lamanya ampun2 begini juga, nah disurabaya nemenin temen lab bikin paspor juga bikin hipertensi, hihihihii

    BalasHapus
  2. via online kayaknya bisa...
    pas datang tinggal nyerahkan dokumen pendukungnya...
    tp ga tau juga karna blm pernah buat...
    ndak jd waktu itu...

    BalasHapus
  3. wah pake sistem kuota gitu ya sekarang..
    betewe mo ke mana nih? #eh

    BalasHapus
  4. mbak, aku mau tanya nih.
    kalau namanya cuman dua kata misal : agnes monica, berarti harus pake surat keterangan ganti nama kan, trus kan pakai nama ortu misal : moelyono, jadinya ntar di paspor namanya : agnes monica moelyono dong???
    bingung

    BalasHapus
  5. @taniania Iyaaahh begitulah antriannya, kalo perlu bawa obat stress deh hehehehe :.)

    @Dihas Enrico Memang bisa via online, tapi hanya untuk menulis form pra permohonan, yang bersangkutan tetep harus datang ke kantor imigrasi dan tetep aja ngantri sama dengan yang lain.

    Jadi saya pikir cara online yang disediakan oleh pihak imigrasi belum maksimal membantu para pemohon paspor mas :D.

    @aprie Iya sekarang ada pembatasan, tapi aku juga gak tahu dulu ada pembatasan quota apa enggak, lha wong aku baru bikin sekarang xixiix. Petugasnya itu teriak² ngomongnya soal pembatasan quota perharinya, jadi jelas banget di kupingku.

    Soal mau pergi kemana, yang pasti keluar negeri dong ya #yaeyalah #abaikan xixiiix :P

    @Yuanita a.k.a Tacik Iyaaahh betul begitu seperti yang ditulis mbak Yuanita. Jadi kalo nama kita hanya terdiri dari 2 suku kata, kita disilahkan untuk membeli form tambah nama yang disediakan di koperasi di dalam kantor imigrasi tsb, kalo gak salah Rp.500,-. Lalu kita tulis nama yang kita inginkan diform itu tanpa dokumen pendukung, jangan lupa bubuhi materai Rp. 6000,-.

    Lihat deh nama saya, saya tidak perlu menambahkan nama saya lagi karena sudah terdiri dari 3 suku kata (first,middle dan last name).

    BalasHapus
  6. infonya bermanfaat..
    aku kmrn pake calo, ehh ketiban sialnya dokumen asli hilang..lempar sana lempar sini kesalahannya..

    kalo misal mau tambah nama di paspor (uda punya paspor) mungkin tau ndk caranya?
    makasih :)

    BalasHapus
  7. @Anonymous makanya nanti kalo mau ngurus lagi jangan pake calo ya pak hehehhe....tambah nama disini karena nama kurang dari 3 kata lho pak, bukan karena perubahan nama. Kalo masa berlaku paspor masih ada mending gak usah, tapi kalo nanti mau urus pasppor lagi mungkin bisa dipertimbangkan :)

    BalasHapus

~ Semua komentar yang masuk akan di moderasi dahulu sebelum di tampilkan!
~ Komentar yang tidak sesuai topik, penghinaan, dan mengandung SARA akan dihapus, Thanks!

 
'/>