Step by step cara memasang benang pada mesin obras Butterfly

Cara memasang benang pada mesin obras tidak semudah memasang benang pada mesin jahit biasa lho. Tidak sedikit orang yang bertanya-tanya kenapa sulit sekali mempelajari mesin obras ini, termasuk saya dan ibu saya. Sebagian teman pun kadang ikut 'kursus singkat' dengan tetangga yang penjahit.

Sekarang ini jamannya internet, kalau bisa kita pintar-pintar menyingkat waktu dan uang kita dalam belajar apapun via internet. Hal-hal yang masih bisa dijangkau dengan internet kan lebih baik, karena kita tidak perlu keluar rumah dengan menerjang kemacetan dan juga mampu menghemat uang *prinsip ibu rumah tangga* huahhahahha.

Pada postingan sebelumnya saya sempat bertanya tentang memasang benang pada mesin obras dan 2-3 hari setelah saya tulis postingan tersebut saya pamer tulisan sukses memasang benang pada mesin obras heheheeh. Sembari posting saya juga sambil belajar keukeuh marekeuh memasang benang pada mesin obras secara otodidak. Langsung saja ya simak step by step cara memasang benang obras pada mesin obras butterfly dibawah ini.

STEP BY STEP CARA MEMASANG BENANG PADA MESIN OBRAS BUTTERFLY

- Kenali komposisi benang.
Biasanya benang yang digunakan pada mesin obras adalah benang khusus obras berbahan polyster (ada banyak merk:Sling,Kupu-kupu, Mawar,New home dll). Kadang benang yang digunakan pada mesin obras ini bisa menggunakan benang jahit biasa semua untuk tiga²nya( mungkin untuk belajar bisa digunakan dulu daripada ribet untuk membelinya).

Untuk menulis tutorial memasang benang obras ini saya menulis jenis benang dan susunannya dengan angka 1,2,3 (mohon diperhatikan).
a. benang 1 (warna merah) --> jenis benang jahit biasa yang bahannya seperti benang jahit
b. benang 2 (warna kuning) --> benang obras berserabut
c. benang 3 (warna ijo) --> benang obras berserabut dan mengkilat



- Mengenal dan membuka semua penutup/katup pada mesin obras.










- Alur benang 1 (warna merah)




- Alur benang 2 (warna kuning)



- Alur benang 3 (warna ijo)





Setelah semua benang terpasang (1,2,3), maka langkah selanjutnya yang sangat PENTING adalah mengatur tata letak ketiga benang tsb. Pastikan semua benang yang telah masuk ke alur masing dan juga pastikan sudah masuk ke jarumnya masing. Setelah itu usahakan menarik seluruh ujung benang berada di atas sebelah kiri melalui bawah penjepit kain (injak pedal penjepit untuk merenggangkan). Setelah itu injak pedal dinamo mesin obras (tanpa kain) untuk mengetest keberhasilan benang yang telah kita pasang.



PENTING: Memastikan seluruh ujung berada di atas merupakan kunci sukses memasang benang pada mesin obras hingga membentuk anyaman. Diawal saya trial and error benang tidak saya arahkan ke atas melalui bawah penjepit, hasilnya tidak membentuk anyaman obrasan. Jadi hal ini juga wajib jadi perhatian ya teman-teman.

Dan ini hasilnya...TARAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!


Selamat mencoba, jika tidak jelas dan masih bingung dengan tutorial saya tentang Step by step cara memasang benang pada mesin obras Butterfly, bisa bertanya lewat kotak komentar atau hubungi saya di SINI.

Note: Semua gambar bersumber dari dokumentasi pribadi dari proses trial and error ^_^. Jika membutuhkan gambar dengan resolusi lebih besar bisa di download DISINI.

16 comments:

  1. haw, selamat.. sudah berhasil memasangnya ^^

    ReplyDelete
  2. beuuuh duitel nek njelasne, disertai gambar barang, mbois iki!

    aku kok baru tau nek sampeyan jago jahit juga yaaah...

    *atau jangan2 tukang reparasi mesin jahit? *kaboooorrrrr

    ReplyDelete
  3. @RIAN Ra-kun iyaaa hasil trial and error yang sangat memuaskan nih hehehehhe

    @ndop ora jago mas, malah ini baru memulai *mulai mengenal* hahahahah...ini kalo gak pake gambar malah susah menjelaskannya, biarkan gambar yang akan menjelaskannya sendiri...xixixixi

    ReplyDelete
  4. haha oke baiqelah baiqelah...

    selamat ngabuburit menunggu buka haha..

    ReplyDelete
  5. wah sampai detail dikasih gambar, keren euy :D

    ReplyDelete
  6. tarik ke atas melalui bawah penjepit, hmm......sayang tak ada pict nya!! satu lagi, benang nmr 2 selalu putus setelah melalui lubang jarum ketika di test anyaman tanpa kain. apanya yang kliru?

    ReplyDelete
    Replies
    1. itulho mbak penjepit kainnya...nah benangnya harus disitu maksud saya. Kalo suka putus gitu bisa jadi tension (pengatur ketegangan benang) terlalu kencang...coba dilonggarkan sampe nemu formula yang pas mbak :).

      Delete
  7. kalau kasusnya pas buat ngobras, kadang hasil anyaman rapi kadang ditengah ada yang ga membentuk anyaman. itu knapa ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. berdasar pengalaman saya sih kalo seperti itu bisa jadi pengatur benangnya mbak...ketiga2nya musti pas dulu, kadang itu kita tidak bisa teoritis tapi pake feeling kalo sama mesin2 jahit/obras gini hihihihi

      Delete
  8. maaf saya menanyakan bagaimana jika mesin obras/pinggir benang bagian dalam sering putus apa yang harus dilakukan ya terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mas Novri......bisa jadi kualitas benangnya selain pengaturan benangnya. Saya kurang suka sih sebenarnya menggunakan benang obras yang mengkilap karena kadang suka putus, coba deh pake benang jahit biasa saja kalo sering putus. Trus jangan lupa juga atur tension benangnya yg berada di atas, samping kiri dan depan kanan bawah

      Delete
  9. thank.....kebetulan. saya lagi mau belajar ngobras.....

    ReplyDelete

~ Semua komentar yang masuk akan di moderasi dahulu, sebelum di tampilkan!
~ Komentar yang tidak sesuai topik, penghinaan, dan mengandung SARA akan dihapus, Thanks!