Jangan ada ulat bulu diantara kita

Pokoknya Jangan ada ulat bulu diantara kita deh, seperti yang terjadi di 3 kecamatan di Probolinggo, Jatim. Saya ya kalo lihat di TV ikutan geli, masa ulat bisa jadi 'hiasan' di dinding rumah. Belum lagi ketidaknyamanan yang di rasa warga karena takut kejatuhan si ulat bulu, sampai - sampai keluar rumah harus pake payung meski gak hujan, istilahnya sekarang berubah kayaknya "Sedia payung sebelum kejatuhan ulat bulu" hehehe.

image by: image-vector.com

Bisa begitu banyak yah populasi ulat bulu yang menyerang rumah terutama pepohonan, apalagi Probolinggo kan sentra penghasil mangga terbesar di Jatim. Tentunya para petani mangga rugi besar karena daun pohon mangganya habis dibabat si ulat bulu sampai kering.Ulat bulu yang menyerang beberapa desa di kabupaten Probolinggo adalah jenis Dasychira Inclusa,sejenis ulat berbulu yang tidak gatal dan tidak menimbulkan iritasi pada kulit. Tapi tetap saja mengganggu menurut saya :) .

Sebenarnya seberapa cepat sih populasi ulat bulu ini? seperti hujan ulat deh saya lihatnya. Penyebab terjadinya serangan jutaan ulat bulu di Probolinggo adalah akibat pengaruh anomali cuaca, ulat bulu yang harusnya sudah menjadi kupu - kupu, terhambat pertumbuhannya karena cuaca yang tidak menentu dan cenderung sering hujan. Hmmm...semoga jangan ada lagi ulat bulu diantara kita, saya dan anda ya :).

Iklan tidak sehat kartu AS vz XL

Kita semua tau kalo sebelumnya Sule menjadi bintang iklan produk XL, sejak direkrut menjadi bintang iklan Kartu AS, saya lihat iklan atas 2 produk operator cellular tersebut makin tidak sehat. Bukan terkesan saling sindir menyindir lagi tapi justru sengaja saling menjatuhkan lewat iklan *gak tau deh dilapangannya gimana* . Dan tidak cukup dalam satu iklan saja, hampir beberapa iklan yang dibuat ada 'benang merah' sindiran.

Kenapa yah, kentara sekali kalo 2 produk itu saling bersaing tidak sehat. Padahal
mereka kan bukan produk baru, tapi produk dedengkot. Banyak produk lain yang sejenis juga fine - fine ajah. Kenapa penonton dan konsumen disuguhi 'adegan panas - panasan' gini yak?. Buat yang belum tau, bisa dilihat salah satu iklan yang saya ambil di youtube ini, Kartu AS vz XL.



Iklan XL


Iklan Kartu AS



video by: youtube

Jangan lupa membersihkan telinga

Pesan ini bukan hanya untuk anak balita yang baru belajar mandi. Kita semua yang dewasa juga kadang harus 'diingatkan' kembali dengan kebiasaan ini. Konyol mungkin judul tulisan saya ini, tapi yah....itulah yang ada di kepala saya saat menulis tulisan yang pada akhirnya saya beri judul sekenanya saja "Jangan lupa membersihkan telinga".

image by: vectorstock
Kebiasaan saya saat mandi adalah menggunakan 2 sabun, sabun muka (facial foam) dan liquid soap untuk badan. Untuk kebiasaan ini saya sering lupa lho untuk membersihkan cuping telinga saya...hehehe. Jadi saat saya mandi facial foam saya gunakan untuk membersihkan area muka dan area dagu saja, telinga tidak termasuk. Dan liquid soap saya gunakan untuk membersihkan badan mulai leher hingga ujung jempol kaki. Otomatis telinga saya terlupakan saat mandi, kadang baru terasa saat selesai mandi. Cuping telinga saya terasa berminyak karena belum di sabun saat mandi tadi. So, jangan lupa  membersihkan telinga masing-masing yaa.....

Tapi saya bukan orang yang tidak pernah membersihkan telinga saya lho. Kalo' menggunakan cotton buds sih saya rajin. Tapi sering lupa membersihkan telinga saya saat mandi, kata dokter kan membersihkan telinga tidak selalu harus menggunakan cotton buds. Tapi bisa dengan tangan kita saja, contohnya saat mandi. Kebiasaan terlalu sering memakai cotton buds juga tidak bagus, karena salah salah bisa merusak gendang telinga dan iritasi kulit di dalam telinga kita.

Andai kita Gayus tambunan

Ini bukan judul lagu ciptaan Bona Paputungan yang sempet ngetop di Youtube beberapa waktu kemarin *mungkin sekarang masih tetep ngetop ya* hehehe. Boleh - boleh saja lah mengambil 'moment' untuk popularitas diri asal tidak melanggar HAM (Hak Asasi Manusia)itu sendiri.

Saya ini bukan pendukung dan fansnya Gayus tambunan, jadi sebelumnya dilarang protes sama saya yah kalo tidak berkenan dengan tulisan saya perihal Gayus tambunan.

Saya dan anda semua mungkin gemas, marah dan bahkan murka dengan ulah Gayus. Apalagi beritanya dimana - mana, saya ini kan pencinta tontonan televisi, jadi nyaris mengikuti beritanya Gayus tambunan ini. Tapi saya mencoba melihat dari sisi lain tentang Gayus tambunan, bukan hanya sekedar sebagai mafia hukum yang seperti dilabelkan selama ini.

Sekali lagi saya bukan fans nya Gayus tambunan, tapi saya ini koq lama-lama lihat beritanya di TV dan internet sangat miris. Gayus kan juga manusia biasa, bukan super Gayus sang 'hero'. Lihatlah dia sebagai manusia seperti kita, jangan terlalu memplesetkan sesuatu, gambar, lagu dll dengan maksud penghinaan terhadap sesama, biarlah hanya hukum yang berbicara atas kasusnya.

Di google image & kaskus sering saya temukan gambar / tokoh yang kepalanya diganti dengan Gayus, mulai gambar bayi, pahlawan hingga tokoh-tokoh ternama (sudahlah saya tidak ingat satu persatu). Bahkan ada acara komedi di TV juga menggunakannya dalam tema komedian, belum lagi demo dengan menggunakan topeng berwajah Gayus tambunan. Yang pasti kepala, kumis, wig dan kacamata ala 'Gayus' sudah menjadi bahan 'ejekan' sekarang ini. Stop doing this!, biarkan hanya peradilan dengan hukumnya yang berbicara.

Kita ini bukan hidup di hutan dengan hukum rimbanya, kita juga tidak sedang hidup yang berperan sebagai Tuhan.So, kita semua jangan makin memperkeruh image Indonesia kita tercinta ini.

 
'/>