Jika pasanganmu tidak menyempurnakanmu

Apa jadinya jika pasangan kita tidak menyempurnakanmu?? Perasaan ini kerap hinggap dihati saya, perasaan ini tidak hanya berasal dari perasaan sawang sinawang tapi juga berasal dari hati terdalam saya. Pertanyaan-pertanyaan seperti kenapa aku tidak seideal temanku, kenapa suamiku tidak seperti suami temanku, kenapa suamiku tidak sesuai dengan yang dulu dan banyak lagi muncul perasaan-perasaan yang berkecamuk.

Mungkin karena tingkat kegalauan yang bertumpuk, orang mampu merasakan seolah-olah cuma kita manusia paling tidak beruntung didunia, manusia paling sial di dunia ini, Subhanallah...istighfarlah saya dan kita semua kalau sudah merasa seperti itu. Kita di beri nafas untuk hidup saja sudah sepatutnya kita sangat syukuri, karena saat kita bisa hidup kita mampu mewujudkan impian kita dan mungkin juga bisa mengatasi masalah kegalauan kita.

Kita menikah pada dasarnya menyempurnakan iman, tapi bukan berarti kita menjadi orang yang sempurna. Sudah seharusnya menikah yang pada dasarnya hal suci yang sangat disakralkan mampu menyempurnakan keimanan sesama pasangan. Saat lelaki mengucap ijab kabul, saat itulah beban dan aib perempuan menjadi tanggungannya. Sesungguhnya berat menjadi lelaki, maka kita sebagai perempuan hendaknya membalas dengan kesetiaan dan kasih sayang. Bagi yang belum sadar cepatlah kembali ke jalan yang benar :D. Tidak hanya itu, sebagai suamipun mereka harus menafkahi istri dan anak-anaknya berupa kebutuhan dasar sandang, pangan, papan, ijin dll. Dan juga diharapkan membimbing kebaikan dalam agama dan meningkatkan kualitas keimanan lewat perkawinan. Sungguh berat tugas lelaki dan suami, namun kadang banyak yang terlupa, menurut  mereka menikah adalah hanya sekedar legalitas untuk berhubungan badan.

image by google
Saat suami tidak menuntun shalatmu bahkan mengimamimu, saat itu pasanganmu tidak menyempurnakanmu. Saat suami tidak menaikkan derajatmu dihadapan keluarganya, itu juga pasanganmu tidak menyempurnakanmu. Jangan diam, 'teriaklah' pada pasanganmu jika hanya menikahimu untuk direndahkan olehnya. Dan itulah yang akhir-akhir ini banyak dirasakan oleh sebagian pasangan yang berteriak-teriak KDRT. Semoga kehidupan rumah tangga kita selalu penuh komunikasi dan pasangan kita pun termasuk kriteria yang menyempurnakan. Amiiiinnn....

Bukan membandingkan dengan pasangan lain, tapi apa yang menjadi kebutuhanmu jika tidak dipenuhi suamimu jangan segan berkomunikasi dan mengkomunikasikannya. Karena KDRT biasanya diawali dengan misskomunikasi dan akhirnya bertumpuk seperti gunung berapi, dan BLARRRRRRRR...rumah tanggamu END.Semoga rumah tangga kita selalu diberkahi Allah dan semoga pasangan kita tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang tidak menyempurnakanmu tetapi seseorang yang akan menaikkan derajatmu meski caranya tidak seperti pasangan pada umumnya. Amiinnnn....!!

0 Chit - Chat:

Posting Komentar

~ Semua komentar yang masuk akan di moderasi dahulu sebelum di tampilkan!
~ Komentar yang tidak sesuai topik, penghinaan, dan mengandung SARA akan dihapus, Thanks!

 
'/>