Tips memilih mesin jahit highspeed juga solusi mengatasi kecepatan speed dinamo

Mesin jahit highspeed merupakan salah satu tipe mesin jahit yang digunakan didunia industri massal fashion dan semacamnya. Mesin jahit tipe ini dipunyai oleh banyak merk mesin jahit yang sudah terkenal didunia menjahit. Tipe mesin jahit highspeed digunakan didunia industri karena ketangguhan mesinnya dan kecepatannya dalam menjahit yang mampu digunakan 24 jam nonstop tanpa takut panas.

Didunia craft (menjahit kerajinan berdasar hobby), mesin jahit tipe ini sudah mulai digunakan secara rumahan oleh penjahit. Terutama dibidang jahit tas, dikarenakan bahan untuk membuat tas relatif lebih tebal dibanding menjahit baju. Dan semakin profesional, maka pemilihan ketebalan bahan dan textur bahan menjadi tantangan tersendiri dan alat pendukungnya pun biasanya ikutan diupgrade mirip industri.

image by me
Sayapun tidak ketinggalan untuk mempunyai mesin jahit tipe highspeed ini, karena saat itu saya ingin membuat selimut tebal dan mesin portabel saya tidak bisa jalan apalagi menjahit. Ternyata dipakai menjahit taspun sangat baik dan sangat disarankan deh. Sering sayapun sekarang 'meracuni' teman-teman sesama penjahit tas untuk lebih memilih tipe mesin jahit ini dibanding portable meskipun secara tulisan fitur portable 'tampak' lebih oke. Tapi soal settingan ketebalan bahan tidak bisa dicompare antara mesin jahit portable dan mesin jahit highspeed. Mesin highspeed lebih unggul. Soal hargapun dengan fitur jahit lurus saja harga lbh murah daripada mesin jahit portable. Jadi menurut saya lebih bijak memilih highspeed untuk keperluan jangka panjang.

Mesin jahit highspeed untuk pemula mungkin mempunyai banyak sekali tidak kenyamanan. Saya pernah kok ngerasainnya semasa kursus menjahit di Arva dulu. Karena baru melek dunia menjahit dan langsung memakai mesin highspeed, jahitan saya jadi acak adul (tidak sekedar jelek yakk...wkwkw). Apalagi saat awal kursus jahit kan diajari beberapa teknik jahit mulai jahit lurus, zig zag, memutar, labirin, juga model obat nyamuk. Bisa dibayangkan itu saya lakukan dengan mesin jahit highspeed...yaaa lari dengan sukses jahitannya xixixiixi.

Berdasar pengalaman itulah saya membagi beberapa tips umum yang sebenerenya sudah banyak yang share dan saya based on my story lah ini ceritanya. Jadi untuk pemula jika memilih mesin jahit highspeed pertimbangkan dahulu mengenai kecepatan, mobilitas dan daya listrik.

Paketan mesin jahit highspeed rata-rata memakai dinamo 250 watt, tips dari saya: usahakan banyak berkomunikasi dengan penjual tentang kebutuhan kita dalam menjahit agar dipilihkan tipe mesin jahit highspeed yang sesuai. Jika daya 250 watt tidak jadi masalah buat anda, abaikan tips berikut yang saya berikan. Dinamo untuk mesin highspeed sebenarnya tidak 1 tipe dengan daya 250 watt, tapi ada pilihan dinamo 100 watt, jadi saran saya saat ingin membeli pilih saja dinamo 100 watt demi menjaga tagihan listrik kita hehehe.

image by me
Untuk mobilitas dan moody....FYI: mesin jahit highspeed ini sangat berat sekali untuk dipindah-pindahkan sendirian. Kepala mesin jahit dan dinamonya sangat berat untuk diangkat seorang perempuan, apalagi yang tipenya suka mobilitas kemana-mana bawa mesin jahit (contoh:mudik atau kursus diluar rumah). Jadi mempunyai mesin jahit tipe ini sebaiknya sudah mempunyai ruang khusus dirumah untuk meletakkannya.

Yang terakhir masalah speed (kecepatan pedal mesin jahit), dikarenakan mesin jahit highspeed mempunyai dinamo yang besar makan kecepatan injakannya juga lebih cepat dan bahkan sangat cepat dibanding mesin portable baik versi biasa maupun versi heavyduty. Untuk masalah kecepatan tersebut saya punya beberapa solusi yang sudah saya praktekkan di mesin jahit saya sendiri. Berikut step-step modifikasinya.

1. Ganti poli dinamo bawaan pabrik dengan ukuran yang lebih kecil. Biasanya poli dinamo bawaan pabrik diameternya 80 mm, gantilah 2 ukuran dibawahnya lebih kecil. Fyi, poli dinamo adalah katrol yang menghubungkan tali mesin jahit dari kepala mesin jahit ke motor dinamo.
image by me
2. Putar kedalam pegas yang berada disisi kiri motor dinamo. Karena semakin diputar ketat speednya semakin melambat tapi jangan terlalu ketat karena kadang dinamo malah tidak mau berputar. Carilah formula pasnya sambil tetap dicoba-coba.
image by me
3. Posisikan besi yang menghubungkan motor dan pedal dengan baik dan pindahlah ke ujung paling pinggir dan setting agak longgar bautnya pada pedal, biar saat diinjak tidak langsung lari dengan kencang dan bablas.
image by me
Taraaaa....settingan mesin highspeed ala saya sudah selesai. Dan ini speednya akan berkurang hingga 50% nya, tapi berkurangnya speed jangan dicompare denganmesin portabel yak. Gak mungkin selambat portable tapi sekarang speednya jauh lebih bersahabat untuk pemula yang baru memiliki mesin jahit ini. Selamat mencoba utak atik dan semoga sukses. Jika masih bingung silahkan konta saya via line id: pikaco.story. Yuk jahit lagi!!

4 komentar:

  1. Kak, selama kursus di arva, pakai mesin jahit high speed smpe slesai ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau saya saat kursus sih bawa mesin portabel sendiri karena kikuk pakai highspeed. Tapi disana disediakan kok mesin jahitnya sebenernya, cuma sy aja yg seneng rempong hahahah.

      Hapus
  2. Kak, klo heavy duty ( high speed ) portable bisa di settings jg kah? Lg pengen beli Singer 4433, tp apa ga ngacir ya ntar 😜

    BalasHapus
    Balasan
    1. hevy duty enggak high speed kok mbak msh pelan

      Hapus

~ Semua komentar yang masuk akan di moderasi dahulu sebelum di tampilkan!
~ Komentar yang tidak sesuai topik, penghinaan, dan mengandung SARA akan dihapus, Thanks!

 
'/>