Pengalaman pertama naik pesawat

Naik pesawat buat jaman sekarang memang bisa untuk semua kalangan, selain makin banyaknya maskapai penerbangan juga harga tiket yang semakin terjangkau semua masyarakat. Jadi rugi banget donk yah kalo saya gak ngerasain naik pesawat jugak hehehehehe #norak.

Meski saya sudah 4 kali naik pesawat, tapi untuk yang ke 5 kalinya kemarin ituh bener-bener prosesnya saya lakukan sendiri. Kalau sebelumnya kan tiket udah siap tinggal nyengklak saja :D. Jadi buat kemarin yang ke 5 saya seperti mengalami pengalaman pertama naik pesawat dari awal step :).

Saat liburan ke Jogja dan Bandung yang lalu, kan saya berangkat naik kereta eksekutif dari Surabaya ke Jogja lalu selesai liburan di Jogja naek kereta menuju Bandung. Nah dari Bandung ke Surabaya kan jauh dan terbayang setengah hari (12 jam) didalam kereta meski fasilitasnya lebih nyaman dari naik pesawat,tetep saja kebayang badan tambah capek ngejalanin perjalanan sejauh itu.

Jadi suami dan saya memutuskan naik pesawat saja pulang ke Surabaya-nya. Dan saya kendandapan pesen tiket karena masih belum tau mau berapa hari  liburan di Bandung, jadinya saya beli tiket di agen, Sebenernya beli sendiri online bisa cuma karena suami ndak bawa token ibanking dan nyari atm di bukan kota sendiri itu lumayan merepotkan, jadinya kami memilih beli di agen travel, online juga sih sebenernya tiketnya cuma ada tambahan fee ke agen tersebut. Dan saya memilih maskapai penerbangan Garuda Indonesia, dan saya menikmatinya karena memang pelayanannya beda dengan maskapai lain :).

Jadi step-stepnya tuh kalau mau naik pesawat sendiri, pertama reservasi tiket dulu bisa lewat online (e-ticketing) (tiketdotcom,nusatripdotcom,travelokadotcom dll) atau juga bisa lewat maskapai-maskapai penerbangan seperti garuda-indonesiadotkom,airasiadotkom dll, bisa juga beli di travel agent, atau beli di bandara juga bisa, nanti ke counter-counter penjualan tiket, biasanya counternya masing-masing maskapai penerbangan ada (tidak  jadi satu) dan letaknya lobi bandara biasanya. Sekarang tiket pesawat memang sudah online, jadi dengan kode booking yang ada kita sudah bisa dapat tiket.

Step kedua adalah datanglah ke bandara paling lambat 2 jam sebelum jam terbang, lalu bawa tiket reservasi (e-ticketing) KTP/Paspor  menuju pintu keberangkatan (departure) dan menuju counter check in sesuai dengan maskapai yang kita sudah kita pilih, counter ini letaknya di dalam lobi. Biasanya tiket reservasi kita disini diganti dengan boarding pass (tiket untuk naik pesawat), ukurannya kecil biasanya. Saat di counter check in kita bisa langsung serahkan juga barang-barang untuk masuk bagasi dan ditimbang terlebih dulu, biasanya tiap penerbangan domestik dapet kapasitas bagasi 20kg, internasional 30kg. Barang-barang fragile(contoh: gadget) sebaiknya masuk kabin saja.  Note ya: kalau beli tiket online perhatikan juga biayanya udah termasuk bagasi atau tidak? kalau tidak biasanya kalau kita taruh barang di bagasi ada tambahan biaya. Biasanya juga kita bisa dapat snack, itu juga tergantung maskapainya.

boarding pass, image by me

Step ketiga saatnya kita boarding, setelah kita dari counter check in dan menyerahkan barang bagasi, kita masuk ke ruang tunggu keberangkatan  biasanya  kita harus melewati area security check point barang yang masuk kabin dan juga bayar airport tax (biasanya 25.000 - 40.000). Karena saya kemarin naek Garuda Indonesia jadi saya tidak perlu bayar airport tax karena udah include. Kalau saya sih nunggu 30 menit sebelum boarding udah geal geol diruang tunggu keberangkatan soalnya takut ketinggalan hahahahah. Tapi sebelum ke ruang tunggu liat dulu monitor info, kode pesawat anda masuk gate berapa, ini PENTING agar tidak salah masuk pesawat. Dan tentunya disini pengantar sudah tidak boleh masuk yah.

Step keempat kita mulai pasang kuping bener-bener seringlah lihat monitor info, disini biasanya diinfokan lewat pengeras suara kalau gate boarding sudah dibuka, disitu tiket kita dicek dan ada bagian yang disobek biasanya. Dan langsung deh masuk ke garbarata (semacam lorong menuju pintu pesawat), untu bandara-bandara tertentu seperti soeta kita masih akan naek bus menuju pesawat.

Step kelima kita masuk ke kabin pesawat. Lihat seat kita di tiket, setelah masuk pesawat minta tolong pramugari jika kebingungan menemukan seat (tempat duduk) kita, duduklah ditempat duduk yang sesuai tertera di tiket, karena tempat duduk lainnya sudah ada yang booking juga, jangan asal duduk yah :). Jangan lupa taruh barang-barang ke tempat penyimpanan kabin diatas tempat duduk kita, lalu tutup lagi.

Step keenam, duduk manis pasang seatbelt, kencangkan, tegakkan kursi, sambil menunggu take off (lepas landas). Buat saya saat take off merupakan saat paling enggak enak dan bikin mual. Hal ini berlangsung beberapa menit hingga lampu indikator seatbelt mati. Beberapa kali naek pesawat tetep aja saat take off paling tidak nyaman, kadang saya harus mengempiskan perut untuk mengurangi mual saat take off, cuma gak sampai muntah sih ya :).

Step ketujuh, setelah perjalanan pesawat sampai kita harus landing (menuju landasan), disini kita juga yang tadi seatbeltnya dilepas harus di pasang kembali, kalo tidak entar terjungkal-jungkal. Setelah pesawat sudah berhenti sempurna dan pintu pesawat dibuka, keluarlah dari pesawat lewat lorong garbarata dan silakan jalan terus menuju tempat pengambilan bagasi, jangan langsung keluar bandara atau pulang yah :). Entar siapa yang ambil barang kita yang kita titipkan di bagasi heheheheh.

Dan selesai deh perjalanan pengalaman pertama saya naik pesawat, semoga membantu teman-teman yang masih pertama kali merencanakan perjalanan menggunakan pesawat terbang. Enjoy your flight!

1 komentar:

  1. woooh, mencerahkan banget walaupun pas di lokasi nanti mungkin bisa bedo pengalamannya.. Soale diriku khan gampang bengong walaupun terlihat pede hahaha..

    suwun suwun.

    BalasHapus

~ Semua komentar yang masuk akan di moderasi dahulu sebelum di tampilkan!
~ Komentar yang tidak sesuai topik, penghinaan, dan mengandung SARA akan dihapus, Thanks!

 
'/>