Mengenang Canon IXUS 95iS

Jika saya mengenang kamera Canon IXUS 95iS pink emosi saya gak hentiAda satu kejadian yang bikin saya sakit hati dan menyesal banget sampai hari ini. Yaitu hilangnya kamera digicam saya satu-satunya. Ceritanya diawali, satu hari saya pergi kerumah orang tua saya diluar kota dan pulang kembali kerumah sekitar pukul 18.00, begitu datang saya langsung berangkat lagi ke dokter hewan dengan teman untuk kontrol rutin Pomme (anjing milik SACC yang saya tampung dirumah saya sekitar 1,5bln. Sekitar jam 19.00 ada kabar dari suami saya dirumah (waktu itu saya masih di klinik dokter) ada sodara yang membawa 2 teman menginap dirumah.Akhirnya kami pun harus menyiapkan kamar untuk mereka meski dalam keadaan capek karena perjalanan kami keluar kota menggunakan motor. Mengepel, membersihkan kamar dll yang memang jarang ditempati jadi debunya banyak untuk nantinya mereka gunakan untuk tidur.

Esok harinya, sekitar pukul 05.30 mereka membangunkan kami untuk berpamitan pulang. hmmmm....alangkah kagetnya saya siang harinya, baru sadar kamera yang saya taruh di meja ruang tamu lenyap.Karena kami memang tidak ada tamu sama sekali jadi kami berkesimpulan tamu-tamu kami itu yang mengambil. Padahal kamera itu baru kami pakai pagi harinya untuk memfoto hewan-hewan kesayangan kami dirumah, dan memang itu rutinitas kami dengan kamera tiap harinya.

Mengingat hal itu, hingga sekarang saya sakit hati. Tapi harus belajar sabar,ikhlas dan bersyukur, tapi sulit lho!. Karena yang bersangkutan tidak mengaku dan tidak mau bertanggung jawab. Malah memojokkan kami dan keluarga besar karena memang mereka masih saudara. Bagaimana tidak kami menuduh mereka, lha rumah kami hampir tidak pernah ada tamu dan kamera tersebut ada di meja depan mereka yang memang baru saja kami gunakan.

image by: google

History kamera itu yang priceless! Saya mulai tahun 2008 sudah menulis blog dan memang saya saat itu mendapat penghasilan dari menulis review yang jumlahnya tidak banyak satu job hanya berkisar $5 - $15, dan tidak setiap bulan rutin dapat. Nah sampai akhirnya sekitar satu tahun penghasilan saya terkumpul dan ingin memberikan hadiah ultah buat suami saya, yaitu kamera. Karena saat itu suami pengen banget punya kamera digital. Akhirnya sekitar $250 saya withdraw untuk membeli kamera Canon IXUS 95iS, yah sekitar segitu dulu saya beli ditahun 2010.

Hmmm...terbayang kan bagaimana berharganya gadget tersebut buat saya??!! ditambah hilangnya saat saya tidak mempunyai penghasilan....hmmmmm tega sekali yang mencuri kamera Canon IXUS 95iS milik saya. Saya sekarang hanya berfikir, mungkin mereka mencuri hanya ingin mengambil rejekinya sendiri lebih cepat, jadi saya berusaha berdamai dengan emosi saya dan mulai berusaha bersikap sabar, ikhlas & selalu bersyukur.

7 komentar:

  1. Sabar aja, Jeng. Berarti nggak rejeki.. *Insya Allah nanti ada gantinya..

    Makasih atas kunjungannya, Salam kenal kembali untuk Jeng Anna...

    BalasHapus
  2. pengen punya kamera sendiri biar bisa dibawa bawa.. tapi kalo udah punya, pasti entar takut ngebawa kemana mana.. hmmmm :/

    BalasHapus
  3. @DewiFatma iyah, semoga ada penggantinya yang lebih indahh

    @TUKANG CoLoNGwkwkwkw takut ilang yaaaa :P

    BalasHapus
  4. itu artinya disuruh ganti sama yg lebih bagus..

    BalasHapus
  5. @aprie Amin yah.....semoga dapet yang lebih bagus yaaa

    BalasHapus
  6. Sabar ya jeng anna, pasti akan mendapat rejeki yg lebih
    Makasi sudah mengunjungi blog saya

    BalasHapus
  7. @nin Amiiinnnn semoga ya. Terima kasih juga sudah berkunjung

    BalasHapus

~ Semua komentar yang masuk akan di moderasi dahulu sebelum di tampilkan!
~ Komentar yang tidak sesuai topik, penghinaan, dan mengandung SARA akan dihapus, Thanks!

 
'/>