Entri yang Diunggulkan

BTS : BUTTER 2021

Jumat, 19 April 2013

Cerita umroh 3 : Tips umroh

Tips umroh sebenernya sudah banyak di tulis oleh beberapa teman di blog mereka, disini saya menulis berdasar pengalaman saya sendiri selama umroh kemarin ya. Semoga bisa menjadi pertimbangan oleh teman-teman yang sedang akan mempunyai rencana untuk berumroh. Dan semoga membantu ya....

image by me


Tips umroh ala saya:
- Sebelum berangkat umroh, usahakan persiapan kebutuhan isi koper sudah selesai seminggu sebelum berangkat.
- Bawalah baju sesedikit mungkin, 2-3 stel baju saja, karena lebih enak beli di arab sana, murah banget di banding Indonesia, gampang dijangkau dan bisa negooo :). Mulai harga 10 SR ada kok, biasanya didepan masjid nabawi, Madinah.
- Buat para pemalas olahraga, usahakan latihan jogging, jalan kaki atau treadmill sebelum berangkat agar terbiasa saat umroh nanti. Karena fisik dan kaki kita harus kuat untuk thawaf, sai dan shalat 5 waktu yang sebaiknya harus selalu dilakukan berjamaah di masjid.
- Bawalah persiapan obat-obatan dari Indonesia, karena disana gak ada obat merk Indonesia meski akan kita jumpai banyak banget toko obat/pharmacy, dan percayalah harganya mahal disana :D. Obat-obatan meliputi obat demam, panas, obat batuk, obat flu, multivitamin, obat sakit perut, obat pusing dll. Karena penyakit-penyakit tersebut sering menyerang kita warga Indonesia karena perbedaan temperatur dan cuaca disana. Yang paling sering penyakit flu dan batuk.
- Saat disana usahakan banyak minum air zam-zam karena disana dikasih gratis dan berlimpaaahhh di dalam dan di pelataran masjid.
- Saat kita baru sampai disana usahakan beli air galonan 3L/5L untuk pemenuhan kebutuhan minum kita dihotel, kalau habis tinggal bawa ke masjid untuk di refill/isi ulang pake zam-zam xixiix. Itu yang saya lakukan kemarin disana, abisnya disana itu air berlimpah banget jadi sayang kalau air aja kita harus beli, kecuali jika terpaksa ya.
- Oh ya jangan lupa bawa detergent dari Indonesia ya, disana bisa nyuci kok, saat di Madinah hotel saya ada mesin cucinya, dan ada rak jemurannya juga (bisa minta OB). Kalau di Makkah hotel saya tidak ada mesin cucinya tapi tetep bisa nyuci karena blower di dalam kamar kenceng banget, sebentar juga kering. Mending nyuci sendiri daripada laundry, mahal booookkk!! :P
- Dibanding sepatu atau sandal keren, disana lebih berguna sandal jepit.Karena you what???...disana semua tempat suci dan karena kita shalat 5 waktu di masjid, jadi lebih fleksibel pake sandal jepit.Bahkan buat ngemall pun oke.
- Oh ya kalau kita shalat di masjid itu, semua sandal sebaiknya dibawa masuk ya, tentunya di tenteng. Nah kita musti siap-siap kantong buat sandal atau kresek atau langsung aja masukin tas kita. Kalau di masjidil Haram, Makkah sih kita bisa ambil kantong plastik di pintu utama (king abdul aziz) yang telah di sediakan dan gratis.Bisa sih kita taruh di rak/loker, tapi kalian tahu??? disana itu pintu masuk dan keluarnya puluhan, jadi daripada kita buang waktu buat nyari sandal kita setelah shalat, lebih baik kita bawa aja pake kantong kresek.
- Kalau kita shalat di dalam masjid Nabawi, dipintu masuk selalu ada laskar yang periksa tas bawaan kita, jadi jangan bawa tas jika tidak penting-penting banget, biar langsung bisa masuk dan secepatnya nyari shaf buat shalat yang biasanya udah penuh yang bagian dalam. Atau bisa pake tips saya, pakai tas transparant yang langsung terlihat, jadi pemeriksaan cukup di lihat saja tidak perlu di geledah.
- Untuk keperluan berbelanja oleh-oleh, belilah saat di Madinah, karena harganya lebih murah dibanding di Makkah.
- Yang agak susah berkompromi soal makanan, bawalah sambal, cabe bubuk, ataupun saus sambal dari Indonesia. Karena disana kita jarang ketemu bahan-bahan ini hehehehhe.
- Karena perjalanan umroh adalah fligh jauh dan lama, bawalah bantal leher saat di pesawat.
- Jangan bawa botol minuman besar (500ml) saat dipesawat, karena akan disuruh buang saat pemeriksaan tas.
- Biasanya sih ya, paspor kita diminta saat sampai di bandara Jeddah dan baru dikembalikan saat kita akan balik ke Indonesia, jangan kaget! Hal ini dikarenakan takut jemaah umroh mensalahgunakan visa umra untuk kepentingan lain (kerja,diplomatik dll). Tapi biasanya petugasnya  itu adalah pihak travel agen kita yang di Jeddah.
- Saya kemarin bawa beberapa gantungan baju dan jepitan baju lhooo....dan ternyata sangat berguna ;).
image by me

Nanti akan saya update lagi ya tipsnya, soalnya lupa inget lupa inget hehehhehe.....Yang akan melaksanakan ibadah umroh semoga lancar dan sehat selalu ya :).



Jumat, 05 April 2013

Cerita umroh 2 : Anak gaul arab

Selama kami umroh, terutama saya dan suami adalah tipe-tipe pelancong....muter terus...jalan-jalan terus xixiixix. Yap! saya dan suami memang jika ketempat baru selalu explorasi, malah berharap ketempat yang tidak terencana dan nyasar, dengan nyasar itulah kami secara tidak langsung akan tahu tempat-tempat yang tidak kami duga sebelumnya. Dan banyak dari anggota keluarga kami yang ikut umroh mendapat info tempat dimana beli ini itu dari kami, hasil dari nyasar xiixixix.

Kami juga sering dapat teguran dari keluarga, 'dihemat tenaganya, ibadahnya masih banyak dan berat'. Tapi Alhamdulillah kami selalu bisa melaksanakannya tanpa terlalu kecapaian, Thanks Alloh !!. Kami merasa sangat beruntung, karena disaat anggota keluarga lain terkena flu, sakit ini itu, capek sana sini, kami berdua selalu vit hingga pulang ke Indonesia. Alhamdulillah....

Karena itulah di setiap tempat tidak jarang kami bertemu ABG (anak baru gede = remaja) yang modelnya tidak beda dengan di Indonesia namun nampak tidak familiar untuk di tanah arab. Karena setahu sepenglihatan kami, pria wanita diarab selalu pake gamis, minimal baju muslim lah. Nah yang kami lihat para abg gaul ini mereka pake celana pendek (laki-laki) dan kupluk gaul sambil nongkrong dengan menaikkan kaki saat makan dan bercengkrama di foodcourt mall. Dan tidak jarang mereka punya 'ojek' kursi roda di pelataran masjid al Haram, kadang mereka juga suka iseng meminta rokok pada orang Indonesia yang terlihat sedang merokok.

sudut disalah satu foodcourt,tempat gaulnya abg biasanya :D

Hmmm..tapi mereka masih sopan gak sebrandal abg di Indonesia xixiixixi. Mereka gaulnya di mall yang berhadapan dengan masjid Al Haram. Dan seringnya mereka terlihat saat abis shalat shubuh dan shalat isya, tapi memang buat saya pemandangan seperti itu aneh tapi sekaligus mengagumkan, karena mereka masih tetap menjalankan shalat. Saya sama suami sampai menyebut mereka anak gaul subuhan hahahahhaha....Saluttttttt...sayang saya gak sempet ngefoto, sungkan jehhhhh!! heheheheh

Rabu, 03 April 2013

Cerita umroh 1 : Sekilas pengalaman umroh 2013

Umroh adalah ibadah haji kecil dengan mengunjungi tempat-tempat suci dan bersejarah islam di tanah halal (Madinah) dan tanah haram (Makkah) biasanya diikuti ritual niat ihram, thawaf dan sai dan tahalul (memotong rambut). Selanjutnya tentang perbedaan umroh nanti saya tulis dipostingan saya selanjutnya.

Alhamdulillah saya dan keluarga ber-10 orang bisa melaksanakan ibadah haji kecil (umroh) selama 16 hari. Dan alhamdulillah juga saya sehat selama berangkat hingga pulang kembali ke Indonesia :), Alhamdulillah barokallah :). Saya seumur hidup tidak pernah menyangka akan pergi ke tanah suci meski sekadar untuk umroh, semua karena berkah dari Allah melalui mertua saya yang telah memberangkatkan kami semua anak, menantu dan cucunya, thanks ya Maaa.....*meski saya telah menggosipkannya disini* xixiiixixixixi.

Persiapan kami cukup mepet, kami mendaftar umroh pada akhir bulan februari dan berangkat umroh dipertengahan maret, untungnya kami telah mengurus paspor terlebih dulu diawal januari yang lalu, cara mengurus paspor tanpa calo bisa diklik postingan ini :-D. Untuk saya dan beberapa kakak2 yang belum mempunyai pengalaman pergi umroh memang sangat kendandapan (red: tergesa-gesa) persiapannya, terutama soal manasik dan beberapa bekal yang dibawa saat umroh. Apalagi kami tidak pernah punya koleksi baju muslim/gamis sama sekali heheheheheh #payah.

Kami sekelurga umroh dengan bergabung dengan travel agent suatu pesantren di kota jember. Alasannya karena kami ingin bimbingan lebih saat berumroh nanti. Kami tidak ingin seperti sekadar travelling, tapi benar-benar ibadah.

image by me
Kami memang mengikuti program umroh plus jadi fasilitas yang kami dapatkan disana juga Alhamdulillah like at home. Hotel kami baik di Madinah maupun di Makkah sangat dekat dengan masjid terbesar di kota tersebut, yakni Masjid Nabawi di Madinah dan masjid Al Haram di Makkah. Kami tinggal jalan kaki saja tiap akan melaksanakan shalat jamaah 5 waktu ke masjid, karena memang hotelnya tepat di depan masjid :-D asikkk banget yaaa....

Pengalaman saya selama umroh sangat terkagum-kagum, disana semua area suci, tiap saat jalanan, parkiran, pelataran dicuci dengan air jadi kapan saja bisa digunakan untuk shalat, beda banget dengan Indonesia yaaaa :p. Dan disana tidak ada yang dipersulit dalam melakukan ibadah, tinggal pake baju lengkap dan berkerudung bisa langsung sholat, tidak seperti di Indonesia yang tiap shalat harus memakai mukena/rukuh. Mungkin karena Indonesia masyarakatnya tidak semua memakai baju gamis dan berkerudung seperti di tanah arab. Disana orang mau bisa jalan, tidak bisa jalan, lumpuh, tidak kuat berdiri semua tidak ada alasan untuk meninggalkan shalat 5 waktu, itu yang bikin saya amazed banget.

Jadi karena itu pemandangan di masjid disana sangat berbeda dengan masjid di Indonesia.  Di Makkah dan Madinah saat waktu shalat banyak kita jumpai lelaki perempuan bergamis, khusus perempuan kebanyakan mereka bergamis panjang mulai kepala hingga mata kaki tidak terlihat plus bercadar. Banyak juga orang berukuran badan besar yang menjinjing kursi kemasjid untuk digunakan bershalat yang biasanha untuk mereka-mereka yang tidak kuat jongkok dan bersujud. Dan untuk yang sudah tidak kuat berjalan ataupun lumpuh, mereka juga memasukkan kursi roda kedalan masjid untuk bershalat. Amazingggggg......gak pernah ada alasan untuk tidak shalat, beda dengan di Indonesia,  sakit dikit udah gak mau shalat #ngaca ah ziziziziizizi.

Disana gak selalu harus pake sajadah, karena semua tempat dimasjid suci, baik di dalam maupun di pelataran masjid, bahkan di mall yang menghadap ke masjid Al Haram pun bisa digunakan untuk shalat berjamaah. Oh ya disana itu tiap hotel saling terhubung pintunya dan semua ruangan luar dalam maupun kamar difasilitasi dengan speaker/pengeras suara yang terhubung dengan masjid Al Haram dan kita masih bisa shalat berjamaah di kamar jika mau karena kita masih bisa mendengar suara imam dengan jelas.

Ahhhhh hidup disana enak, saya kerasan tinggal disana meski suhunya 35 - 45º tiap harinya, tapi tidak terasa panas apalagi berkeringat lhoooo. Karena disana juga anginnya lumayan kenceng, belum lagi di lingkungan masjid dipasang kipas, AC dan blower dimana-mana, pokoknya kita disana tuh dimanjain banget deh fasilitasnya.

Disana, mall maupun toko-toko akan tutup sementara saat waktu shalat kurang setengah jam sebelum adzan dan itu terjadi sepanjang shalat 5 waktu. Asikkkk yaaa....sambi kerja sambi tetap ibadah berjamaah. Disana juga orang berebut tempat dan shaf shalat, mereka menyesak-sesakkan barisan tidak seperti di Indonesia yaaaa....yang kadang waktu shalat Ied harus ada yang mengatur dan gak mau kalau dipepet :-D. Disana harus 1-2 jam sebelum waktu shalat jika ingin shalat didalam masjid dan dapet tempat, yang belum tentu juga dapet tempat di shaf terdepan. Karena disana banyak yang tidak pulang setelah shalat karena ingin beritikaf di masjid. Boookk disini shalat tarawih aja cepet-cepetan karena udah ditunggu sinetron hahhaahahah.

Jadi umroh saya kemarin itu berangkat dari Indonesia tanggal 18 Maret nyampek Madinah tanggal 19 Maret dan saya di sana selama 5 hari lalu pindah ke Makkah tanggal 23 maret kira-kira 8 hari disana dan tanggal 1 April kami balik pulang ke Indonesia, sempet bermalam transit di Jakarta dan tanggal 2 April baru flight ke Surabaya dan sampain di rumah dengan sehat wal afiat dan tidak sakit.....Alhamdulillah.

Cerita saya tentang pengalaman umroh akan saya lanjut di postingan selanjutnya ya.

Rabu, 06 Maret 2013

Diet dan menu diet

Diet, itulah yang sedang saya jalani 3 minggu terakhir ini karena timbangan badan saya menunjuk ke angka 70kg. Stress, pasti! Apalagi perut saya makin hari makin buncit saja. Tapi memang kemarin-kemarin porsi makan saya bisa sepiring penuh, belum lagi lauknya pasti bermacam-macam. Ya itu dikarenakan hobi masak saya yang tidak terkontrol, seneng coba resep ini itu dan akhirnya juga dimakan semua.

Tapi yah di usia saya yang sekarang ini susah sekali rasanya membentuk tubuh ideal dengan cepat, beda dengan masih usia 20-an dahulu xixiixix. Motivasi diet terbesar saya saat ini sebenarnya, sudah susah sekali cari baju dan celana yang lagi tren untuk ukuran saya. Saya gak mau harus selalu pake baju dengan model terpaksa karena besarnya badan saya. Akhirnya dengan support dari teman yang juga sudah menjalani diet sebelumnya, saya memutuskan merubah pola dan menu makan saya.
image by me
Dalam diet saya, saya memperbanyak sayuran hijau kukus dan tidak mengkonsumsi nasi, tapi menggantinya dengan oatmeal. Meninggalkan gorengan/minyak, santan, mentega, keju, mie instan dan hal-hal lain yang menjadi kesukaan saya sebelumnya. Tidak lupa saya juga senam untuk mengsingsetkan bentuk badan saya, karena berat badan berkurang tanpa disertai olahraga sama aja bohong, gak keliatan hasilnya taukkkkkk :D. Hasilnya dalam seminggu saya turun 5kg, hingga saat ini belum turun lagi....harus sabar yaaaa.

Buat temen-temen, jangan meniru diet saya kalau tidak mampu badannya. Dari makan enak lalu menjadi plain dan tawar itu perjuangan banget. Gak ketemu nasi juga perjuangan berat. Lebih baik dimulai dengan mengurangi porsi makan saja, tapi dipersering jatah makannya. Kalau biasanya makan 2-3 kali sehari sekarang dibuat 5-6 kali sehari dengan porsi kecil/sedikit. Hal itu akan melatih lambung kita untuk nantinya akan menerima makanan sejumlah porsi itu dan sudah merasa kenyang. Jadi pada dasarnya kita merubah pola kebiasaan. Dan diet adalah mengubah bentuk badan dengan merubah mindset kita, itu kunci sukses diet selain motivasi yang kuat pula. Selamat mencoba ya......semoga berhasil.

Sabtu, 02 Maret 2013

Kinco sudah langka lho

Kinco, adalah buah yang bertekstur seperti jambu biji (jambu kluthuk) dengan rasa seperti buah asam namun tidak terlalu kecut. Bentuknya bulat dan kulitnya keras seperti batok kelapa. Buah ini sudah jarang dijumpai bahkan dipasar tradisional lho. Dulu saat masih kecil, saya sering beli rujak gobet yang penjualnya selalu menambahkan buah ini sesendok untuk di campur rujak, rasanya pas sekali dipadukan dengan pisang batu.
image by me
Sejak berpindah kota karena melanjutkan sekolah dan menikah, saya sama sekali sudah tidak pernah berjumpa dengan buah ini, apalagi untuk merasakan buahnya. Entah sudah sekitar berapa tahun ya...emmmm kira-kira sejak saya SD di tahun 1990-an, dan ditahun 2013 saya baru ketemu lagi dengan buah ini di pasar tradisional seminggu yang lalu.

Penjualnya adalah kakek yang membawa pikulan sambil keliling menjajakan buah kinco, dan saya berjumpa di pasar tradisional dekat rumah saya. Kakek tersebut bilang, buah ini sudah langka mbak, silakan silakan dibeli. Lalu ada bapak disamping saya yang tentunya usianya lebih tua dari saya tapi tidak tahu buah ini dan dia bertanya "mbaknya makan buah kayak gini?memangnya bagaimana cara makannya?" Saya jawab : "dicocol gula bisa dicampur rujak gobet juga bisa pak, wheeenaaakkk". Beliau menjual perbutirnya Rp. 2000,- murah kan ya buah sebuah buah langka, langsung saja saya beli 2 buah. Saja jadi ingat kebiasaan kecil saya, kalau memilih kinco harus dibaui. Kalau baunya agak asem mendekati busuk itu berarti mateng dan siap makan. Karena kulitnya tebal dan keras, saya bener-bener harus menempelkan hidung saya.

Seperti halnya buah juwet dan jambu monyet yang pernah saya ceritakan dahulu. Buah kinco ini juga mampu membeli masa lalu, saat masih saya masih kanak-kanak. Setelah beli dan memakannya bersama rujak, saya langsung terbayang suasana desa jaman dulu yang belum ada listrik dengan kehidupan yang sangat sederhana namun membahagiakan. Dan juga dengan teman-teman masa kecil yang suka ngajakin beli rujak kinco....woowwwhhhh I miss that moment, I miss my childhood.....Terima kasih buah kinco, kau mengingatkanku akan masa kecilku yang sangat bahagia ^_^.

Jumat, 01 Maret 2013

Membuat pets bed dari hoodie/sweater

Pets bed merupakan hal penting jika kita memiliki binatang peliharaan dirumah seperti anjing dan kucing. Karena selain memberi kehangatan untuk mereka, hal ini juga untuk mendidik pets kita untuk menghormati area privacy kita, jadi tidak selamanya kita tidur seranjang dengan pets. Sedekat apapun kita dengan hewan peliharaan kita, mereka harus tahu siapa yang menjadi tuannya, agar dapat kita latih sesuai dengan kebutuhan kita.

Nah, kali ini saya mencoba membuat kasur untuk kucing dan anjing saya sendiri dari barang-barang bekas dirumah. Awalnya sih saya tidak terfikir membuat pets bed, tapi karena saking sayangnya dengan hoodie kebanggaan saya, sayang untuk dibuang. Tapi kondisinya memang sudah belel gak karuan, compang camping dimana-mana heheheh :D. Akhirnya saya terfikir untuk membuat kasur saja untuk Milo dan Lolly. Toh mereka juga belum punya kasur sendiri, selama ini tidur dilantai atau di sofa.

Akhirnya saya pun ingat punya bantal guling bekas yang berisi dakron, jadi lumayan deh saya gak perlu beli dakron yang setengah onsnya Rp. 5000,- itu. Trus saya juga ingat ada beberapa seprei yang sudah sobek tengahnya karena sudah terlalu tua usianya, sayang buat dibuang saat itu. Akhirnya whooaalaaahhhh...jadilah kasur untuk Milo dan Lolly, anjing dan kucing saya dirumah. Cantik kan... :). dan kayaknya mereka berdua langsung nyaman tidur diatasnya....thanks Milo dan Lolly buat apresiasinya. Rasa capek menjahit langsung ilang begitu mereka menyukai kasurnya ^_^.


image by me

Step by stepnya saya lupa memotretnya, intinya lengan kanan kiri disatukan dibagian ujung ketemu ujung. Kemudian jait kedua sisi baju ke masing-masing sisi lengan. Itu sudah dapat membentuk lingkaran seperti donat, lalu tinggal kita isi dengan dakron lalu tutup dengan jahitan dibagian leher lalu satukan hingga membentuk bundara. That's it! gampang kan, kalau tidak ada step by stepnya gini memang agak membingungkan, yang penting teman-teman tahu maksud saya yahh xixixix. Kalau kurang jelas bisa menghubungi saya DISINI, saya bersedia membimbing untuk membuat pet bed ini. :)

 
'/>