Entri yang Diunggulkan

BTS : BUTTER 2021

Jumat, 18 Mei 2012

Big Mirror, Bercerminlah!

Big mirror!! Cermin besar !! Mungkin wanita sudah dari sana nya yah suka banget dengan namanya cermin. Mau di rumah, di kamar mandi, di ruang tamu, tempat olahraga, di tas, di dompet, bedak dan kosmetik....semua ada cermin. Mulai ukuran mini, sedang bahkan besarrrr.

image by me

Seperti saya juga, saya suka cermin juga. Tapi saya suka cermin yang panjang (tinggi), karena saya suka melihat diri saya dari rambut sampai kaki hehehheh #narsis banget yak. Dikamar saya ada 4 cermin besar termasuk di kamar mandi hahahahaha......dimana mana ada cermin. Ukurannya 160 cm x 60 cm, tapi sayangnya saya kurang suka membawa-bawa cermin dalam tas tangan saya. Kosmetik saja jarang bawa, biasanya para cewek kan sebentar sebentar suka touch up make up gitu yak, kalo saya kurang suka :D.

Cermin besar (big mirror) pun seringkali saya buat untuk mengenali diri saya sendiri. Kata anak gaul "Ngaca donk!", yang kadang di ucapkan dengan nada tinggi, berkesan merendahkan/menghina tapi siapa yang sadar bahwa itu masukan lho buat kita. Kita disuruh bercermin, karena cermin tidak hanya merefleksikan badan kita tapi juga kadang kita mampu melihat jauh diri kita lewat bercermin *menurut saya* sih. Hayyooo sapa yang tidak suka cermin?? Sapa yang suka big mirror kayak saya???

Rabu, 16 Mei 2012

Tips : Ngebor tembok itu mudah

Ngebor tembok itu mudah!. Beberapa hari yang lalu saya nyoba belajar ngebor tembok. Eh lebih tepatnya terpaksa belajar ngebor ding. Jadi ceritanya saya pengen pasang gantungan baju stainless di kamar mandi. Nah tembok kamar mandi saya kan full keramik sampai atas, mau tidak mau harus ngebor tembok. Karena dipaku pun tidak bisa.

Saya minta tolong suamipun cuma dijanjikan tar sok tar sok (baca: bentar, besok). Sampai hari ke-3 pun tidak juga dipasang gantungan bajunya stress pengen bunuh diri #lebay. Padahal memang suami saya lagi sibuk anter sepupu daftar kuliah di sana sini hingga berhari-hari. Akhirnya saat suami saya tidak ada dirumah, saya beranikan diri memegang alat bor. Dari pada nunggu suami saya kelamaan. Kesan pertama: Kok berat?? Kok serem amat ada jarum diujungnya?? Kok pake listrik?? haduhhh. Segala macam perasaan lebay muncul, karena pada dasarnya saya takut banget dengan hal yang berhubungan dengan listrik.

Tips juga nih buat temen-temen yang pengen belajar ngebor tembok sendiri seperti saya.*sok bikin tips*.

1. Pertama kenali alat bor nya dulu, bisa di perhatikan, dipegang-pegang, pokoknya bikin chemistry dulu sama alat bornya biar kita merasa bisa mengendalilkan alat tersebut.

2. Coba mencet tombol power tanpa aliran listrik biar gak kaget sama suaranya. Bayangkan saja sedang main tembak-tembak an, karena alat bor tidak berbeda bentuk dengan pistol mainan hehehhehe.

3. Mencoba ngebor pada kayu, karena menurut saya kayu jauh lebih lunak dibanding tembok / dinding.

4. Mulailah mengembor tembok / dinding beneran. Caranya buat titik dengan pensil pada bagian dinding yang ingin di bor.

5. Setelah itu tandai dengan membuat titik (sedikit lubang) dengan paku, karena menurut saya mata bor akan terus menggelinding jika dia tidak menemukan titik pusat bertumpu (khusus newbie yah), kalo sudah ahli hal ini mungkin tidak seberapa perlu.
image by me


6. Mengeborlah dengan rileks, arah tangan lurus dan agak sedikit menekan mesin bor. Karena saat saya hanya sebatas menempelkan mata bor pada dinding, yang saya dapat lubang tidak bertambah dalam hanya segitu-gitunya.

7. Ukuran dalamnya lubang biasanya berdasarkan ukuran fishernya (fisher itu biasanya terbuat dari bahan plastik dan gunanya untuk 'memegang' sekrup yang menempel ke dinding) *sok tau banget saya* xixixixixi.

8. Kalau saya kemarin pas ngebor sih hampir setengah dari mata bor saya masuk ketembok. Setelah selesai ngebor dinding masukan fisher lalu tempel gantungan baju lalu sekrup dan kencangkan dengan obeng yang sesuai.

Dan inilah hasil ngebor saya hehehhe. Rapih bukan????
image by me



Tips ngebor tembok diatas berguna gak yah kira-kira ??? Oh ya jangan lupa mata bor, fisher dan sekrup harap disesuaikan ya ukurannya. Kalau tidak, nanti biasa kekecilan atau juga kebesaran lubangnya.

Setelah baca tips ngebor tembok ala saya, ngebor itu tidak susah lagi bukan??? *ke-PD-an*. Padahal kemarin saya sampai berkeringat waktu ngebor, antara takut listrik dan juga takut ambrol dindingnya hahahhahaha.

Selasa, 15 Mei 2012

Privacy = Harga mati

image by: google

Pernah mendengar privacy = harga mati ??. Kalau belum, itu menurut pendapat saya sendiri heheheheh. Sudah sekitar 2 bulan ini rumah kami disewa oleh suatu bridal designer untuk dijadikan butik di lantai 1 serta workshopnya yang terletak dilantai 2. Penyewa memang masih kolega ibu mertua yang sering jadi langganan untuk kebutuhan menjahit baju. Dan kami (saya dan suami) pun masih tetap boleh tinggal disini, karena memang tidak seluruh rumah disewa. Hanya ruangan bekas warnet saya dulu dan lantai atas, sisa lantai bawah hingga dapur masih menjadi teritorial kami.

Memang pembagiannya serba gak jelas, segak jelas uang sewanya , ruangan-ruangan dirumah kami hampir terisi oleh barang-barang penyewa hingga tersisa kamar tidur dan dapur kami. Tapi memang kami tidak alot, kamipun tidak keberatan, tapi tidak dengan area dapur. Ituh area teritorial saya, saya paling tidak suka ada orang menyentuh juga menggunakan dapur saya tanpa ijin,ijinpun saya masih keberatan heheheh apalagi sampai memakai peralatan 'perang' saya termasuk suami saya sendiri.

Entahlah ya, rumah saya serasa sudah dijajah area-areanya, tidak punya ruang privacy lagi. Padahal rumah kami cukup luas dan punya banyak pintu yang tidak tersambung dengan ruang-ruang dalam secara langsung. Kinipun untuk bersantai dirumah selalu ada keliweran orang masuk lewat, privacy kami sangat-sangat terganggu. Buat saya privacy = harga mati saat hal tersebut tidak dihormati. Saya jadi respectless dengan semuanya yang tidak menghargai privacy. Apalagi rumah adalah tempat paling nyaman saya yang ternyaman tentu saja kamar saya :).

Ahhh jadi pengen marah sendiri, saat menulis ini saya sambil pasang muka asem bin nesu-nesu sendiri karena kesal tapi tidak bisa melampiaskan. Aduh...sabar...sabar...sabar, wajib terus bersyukur saja.

Kamis, 12 April 2012

Belajar bersikap: sabar, ikhlas & bersyukur

Belajar bersikap: sabar,ikhlas & bersyukur itu tidak mudah! sulit, susah, tidak rela, keberatan tapi buahnya sangat manis *katanya*. Sudah lama sekali saya tidak menulis daily activity saya di blog ini. Hal itu sangat menyiksa karena saya tidak punya 'wadah' untuk mengungkapkan segala perasaan saya yang berujung kegalauan tidak pasti.

Selama saya tidak 'mejamah' blog ini, saat itu saya sedang diuji kesabaran dan keikhlasan saya menuju pribadi yang lebih dewasa *semoga*. Banyak sekali cerita yang ingin saya tumpahkan di blog ini, karena hanya itu penyaluran terbaik atas emosi saya saat ini. Tapi tidak saat itu juga saya tuliskan diblog ini, dikarenakan saya memang sudah tidak ada koneksi internet lagi dirumah *hiks*

Setelah warnet saya tutup pertengahan Januari yang lalu, otomatis tidak ada penghasilan. Selain itu saya juga harus menjual seluruh aset warnet untuk bertahan hidup hingga mendapat pekerjaan baru, disini saya belajar extra sabar.

Saat seluruh aset terjual, dan memang dana yang terkumpul tidak masuk ke tabungan melainkan untuk membayar tagihan-tagihan bulanan +/- 3jt/bln. Dan saat semuanya habis, sementara saya belum juga mempunyai pekerjaan baru....hmmmm saya hanya berdoa semoga selalu ada rejeki masuk tanpa saya harus berhutang. Dan Alhamdulillah selalu saja ada rejeki itu, tapi tetap saya belum mendapat pekerjaan baru juga *doh*. Sabar...sabar...sabar...

Belum lagi saat harus kehilangan kamera kesayangan saya yang saya peroleh dengan mengumpulkan duit per sen berbulan-bulan dengan pekerjaan yang tidak mudah. Sabarrrr....Juga segala kesibukan di dunia baru saya dengan SACC juga cukup menguras emosi dan kesabaran saya untuk memanage komunitas ini, tapi juga memberikan pelajaran berharga tentang kehidupan.

Fyi, saya dan suami dari awal pernikahan memang hanya mempunyai usaha warnet. Dan jadi satu-satunya sumber penghasilan saya selama ini. Suami saya juga tipe orang yang tidak bisa bekerja dengan orang lain. Yah, saya selalu berusaha iklhas, meski tidak seperti idealnya rumah tangga lain, tapi saya bahagia. Karena suami saya cukup menerima diri saya dan saya pun tidak pernah merasa keberatan jika jauh dari ideal. Hingga saya merasa ujian ini bertubi-tubi rentetannya dlm setahun ini, stress pasti, tapi saya mencoba bersyukur karena saya masih bisa bertahan :).

image by: google

Sabar itu menurut saya adalah keadaan dimana kita mampu menerima, menghadapi serta mencari solusi atas setiap ujian dan cobaan yang datang ke diri kita. Ikhlas itu mampu menerima dan merelakan segala sesuatu bahkan yang tidak sesuai dengan ego dan keinginan kita. Sedangkan Syukur itu adalah keadaan dimana kita selalu mengucap terima kasih dan selalu berfikir positif atas keadaan yang menimpa kita bahkan hal terburukpun. *menurut saya lho*

Dan...sudahkah hari ini kita belajar bersikap : sabar, ikhlas & bersyukur padaNYA ??.

Selasa, 13 Maret 2012

Mengenang Canon IXUS 95iS

Jika saya mengenang kamera Canon IXUS 95iS pink emosi saya gak hentiAda satu kejadian yang bikin saya sakit hati dan menyesal banget sampai hari ini. Yaitu hilangnya kamera digicam saya satu-satunya. Ceritanya diawali, satu hari saya pergi kerumah orang tua saya diluar kota dan pulang kembali kerumah sekitar pukul 18.00, begitu datang saya langsung berangkat lagi ke dokter hewan dengan teman untuk kontrol rutin Pomme (anjing milik SACC yang saya tampung dirumah saya sekitar 1,5bln. Sekitar jam 19.00 ada kabar dari suami saya dirumah (waktu itu saya masih di klinik dokter) ada sodara yang membawa 2 teman menginap dirumah.Akhirnya kami pun harus menyiapkan kamar untuk mereka meski dalam keadaan capek karena perjalanan kami keluar kota menggunakan motor. Mengepel, membersihkan kamar dll yang memang jarang ditempati jadi debunya banyak untuk nantinya mereka gunakan untuk tidur.

Esok harinya, sekitar pukul 05.30 mereka membangunkan kami untuk berpamitan pulang. hmmmm....alangkah kagetnya saya siang harinya, baru sadar kamera yang saya taruh di meja ruang tamu lenyap.Karena kami memang tidak ada tamu sama sekali jadi kami berkesimpulan tamu-tamu kami itu yang mengambil. Padahal kamera itu baru kami pakai pagi harinya untuk memfoto hewan-hewan kesayangan kami dirumah, dan memang itu rutinitas kami dengan kamera tiap harinya.

Mengingat hal itu, hingga sekarang saya sakit hati. Tapi harus belajar sabar,ikhlas dan bersyukur, tapi sulit lho!. Karena yang bersangkutan tidak mengaku dan tidak mau bertanggung jawab. Malah memojokkan kami dan keluarga besar karena memang mereka masih saudara. Bagaimana tidak kami menuduh mereka, lha rumah kami hampir tidak pernah ada tamu dan kamera tersebut ada di meja depan mereka yang memang baru saja kami gunakan.

image by: google

History kamera itu yang priceless! Saya mulai tahun 2008 sudah menulis blog dan memang saya saat itu mendapat penghasilan dari menulis review yang jumlahnya tidak banyak satu job hanya berkisar $5 - $15, dan tidak setiap bulan rutin dapat. Nah sampai akhirnya sekitar satu tahun penghasilan saya terkumpul dan ingin memberikan hadiah ultah buat suami saya, yaitu kamera. Karena saat itu suami pengen banget punya kamera digital. Akhirnya sekitar $250 saya withdraw untuk membeli kamera Canon IXUS 95iS, yah sekitar segitu dulu saya beli ditahun 2010.

Hmmm...terbayang kan bagaimana berharganya gadget tersebut buat saya??!! ditambah hilangnya saat saya tidak mempunyai penghasilan....hmmmmm tega sekali yang mencuri kamera Canon IXUS 95iS milik saya. Saya sekarang hanya berfikir, mungkin mereka mencuri hanya ingin mengambil rejekinya sendiri lebih cepat, jadi saya berusaha berdamai dengan emosi saya dan mulai berusaha bersikap sabar, ikhlas & selalu bersyukur.

Minggu, 26 Februari 2012

Fun Dog Day SACC sponsored by PT Intiland Development Tbk.

Dalam rangka sosialisasi Surabaya Animal Care Community (SACC) ke public, pada tanggal 11 Maret 2012 nanti PT Intiland Development Tbk. mengajak SACC untuk mengadakan event fun dog day. Memang tidak ada hubungannya antara property dan komunitas hewan, tapi segala cara akan di buat agar public lebih tahu akan keberadaan SACC di kota Surabaya ini. Untuk itu SACC dan PT Intiland Development Tbk. mengadakan event gathering dan membuat beberapa acara untuk memeriah event fun dog day tanggal 11 Maret. SACC yang dibantu banyak relawan akan menggelar sejumlah lomba untuk hewan terutama anjing.

Acara gathering fun dog day akan dilaksanakan :
Hari / Tanggal : Minggu, 11 Maret 2012
Pukul : 09.00 – 15.00
Tempat : Perumahan Graha Family blok XA Surabaya

Beberapa lomba yang akan digelar antara lain:
1.Lomba Makan : dinilai lama waktu menghabiskan makanan (untuk anjing)
2.Lomba Talenta dog : dinilai dari seberapa patuh terhadap perintah (untuk anjing)
3.Lomba Kostum favourit : dinilai dari seberapa banyak foto hewan difavourite kan

- Ada pula stand konsultasi hewan gratis oleh dokter hewan juga akan di adakan di acara fun dog day.

Diharapkan para penyayang hewan ikut berpartisipasi dan menghadiri acara kami, baik yang ingin mengikuti perlombaan maupun yang tidak. Acara ini bertujuan untuk gathering para penyayang hewan khususnya di Surabaya dan sosialisasi Surabaya Animal Care Community.

Untuk yang ingin mengikutkan hewannya dalam perlombaan, info acara dan rsvp bisa menghubungi :
Anna
•087754000993
•pin BB 26e3e9d6

For further info about SACC
- Pages FB : Surabaya Animal Care
- Website: http://www.sac.web.id
- Youtube : sbyanimalcare
- Kaskus : sbyanimalcare
- Twitter : @sbyanimalcare

 
'/>