Entri yang Diunggulkan

BTS : BUTTER 2021

Rabu, 25 Mei 2016

Cara memasang lampu pada mesin jahit (gabung dengan dinamo)

Lampu untuk mesin jahit merupakan hal penting dalam jahit menjahit. Karena tidak semua mesin jahit sudah dilengkapi penerangan jarak dekat. Kalau mesin jahit portable biasanya sudah ada fitur lampu yang langsung menyorot ke arah jarum dengan teduh tanpa silau di mata.

Selain itu ada beberapa mesin jahit industri yang juga kadang udah include lampu (tapi tidak semua). Biasanya mesin jahit konvensional itu tidak terinstal lampu dan juga mesin highspeed typical yang saya punya juga tidak ada lampunya. Selama ini sih saya pakai lampu belajar yang saya rapiain di leher kepala mesin jahit. Tapi kurang fleksibel karena besinya lurus dan kadang terlalu panas ke badan juga ke mata.

Akhirnya nekat juga deh beli lampu mesin jahit tempel (ada magnetnya) dengan lampu led yang lebih teduh dimata dan pastinya hemat daya (sekitar 0,5 watt untuk 20 lampu led). Saya beli via tokopedia, cari aja banyak kok yang jual lampu mesin jahit disana. Lampu yang saya beli merk Puruis 20 led dengan harga Rp.80.000,- yang penampakannya seperti dibawah ini.


Sempet mikir ini kenapa ada ring besi di ujung kabelnya yak?lalu mau dicolokin kemana yak?. Googling cara memasang lampu pada mesin jahit di internet pun tidak nemu tutorialnya, pun sama di youtube juga gak nemu. Akhirnya sama suami meraba-raba sendiri deh. ini pasti dipasang di ON -OFF (saklar) nya mesin jahit deh. Akhirnya melototin dah bagian saklar...buka pelototin coba pasang, langsung nyala.

Ealaaaah ........tibake gitu doang...makanya kok gak ada yang pada bikin tutorial cara memasang lampu pada mesin jahit yak?apalagi yang langsung digabung sama daya dari dinamo mesin jahit. Tapi untuk pemula kayak saya mungkin pernah ngalamin serupa kayak saya tadi heheheeh. Boook...perempuan gitu loh..gak ahli utak atik perlistrikan ....dimaklumin saja...wajar ajaa heheheh #pembelaan.

Buat teman-teman yang pernah ngalamin kebingungan kayak saya perihal memasang lampu pada mesin jahit bisa intip nih step by stepnya lewat gambar dibawah ini. Selamat menyimak!!











Catatan:
Apabila kabel daya mesin jahit sudah menancap pada steker, tanpa menekan tombol ON pada mesin jahit, lampu ini sudah bisa nyala jika saklar lampu ditekan. Selamat mencoba!

Senin, 25 April 2016

Membuat sofa bean bag sendiri

Bean bag adalah kursi malas menurut saya hahahha. Sering banget kita temui di pinggir-pinggir pantai di Bali yang disewain untuk sekedar bermalas-malasan dibawah matahari. Kalau dipantai biasanya pakai bahan yang waterproofing biar tahan cuaca dan air.

Di acara gen Z nya trans tv juga suka pakai tuh bean bag kalau pingin tahu banget. Model bean bag macem-macem tergantung pembuatnya mau buat yang bentuk apa. Fungsinya sama sih kursi malas...sofa malas...tempat leyeh-leyeh bergembira.

Beberapa waktu lalu saya nekat bikin sendiri dengan ukuran kira-kira dengan bentuk bulat. Udah lama kepingin banget bikin untuk suami, yang selalu nemenin di ruang jahit kalo malem sambil nonton tv diruang jahit. Eh ndilalah bean bag yang saya buat kegedean setelah jadi hahaha. jadinya bukan sofa malas tapi kasur malas...dan bisa didudukin bermalas-malasan untuk 2 orang.

Untuk pembuatan bean bag saya memakai kain waterproof d600 polos dan motif dan untuk bean bag bulat dengan diameter 130cm saya menghabiskan 5kg styrobeads (isian bean bag/styrofoam butiran). Sungguh amazing gedenya!!. Biasanya cukup 2 kg isian saja udah cukup untuk bean bag dewasa.

Ini ukuran styrobeads yang saya pakai sekitar 4mm. Tidak ada opsi ukuran di toko yang saya beli. Hanya ready satu ukuran saja. Kalau ingin cari styrofoam butiran bisa ke toko Irian di Jl. Kramatgantung Surabaya. Harga saat saya beli sekitar Rp. 65.000,-/kg dan kemasannya sangat gede sekali sekitar 80cm x50cm. Saat itu saya beli 6 kg dan mobil saya tidak muat harus dipaksa-paksa dan spion belakang nyaris tidak bisa terlihat. Jadi mungkin teman-teman jika ingin membeli dlm jumlah besar sudah bisa memperkirakan space kendaraannya yak.

Dan inilah bean bag alias sofa malas saya, tempat untuk leyeh-leyeh bergembira ria bersama keluarga hehehhe. Gede banget yak ?! ^_^. Selamat mencoba membuat sendiri yak jika kepo ingin leyeh-leyeh bergembira kayak saya, kalau beli mahal cing!



Jumat, 15 April 2016

Tips memilih mesin jahit highspeed juga solusi mengatasi kecepatan speed dinamo

Mesin jahit highspeed merupakan salah satu tipe mesin jahit yang digunakan didunia industri massal fashion dan semacamnya. Mesin jahit tipe ini dipunyai oleh banyak merk mesin jahit yang sudah terkenal didunia menjahit. Tipe mesin jahit highspeed digunakan didunia industri karena ketangguhan mesinnya dan kecepatannya dalam menjahit yang mampu digunakan 24 jam nonstop tanpa takut panas.

Didunia craft (menjahit kerajinan berdasar hobby), mesin jahit tipe ini sudah mulai digunakan secara rumahan oleh penjahit. Terutama dibidang jahit tas, dikarenakan bahan untuk membuat tas relatif lebih tebal dibanding menjahit baju. Dan semakin profesional, maka pemilihan ketebalan bahan dan textur bahan menjadi tantangan tersendiri dan alat pendukungnya pun biasanya ikutan diupgrade mirip industri.
image by me
Sayapun tidak ketinggalan untuk mempunyai mesin jahit tipe highspeed ini, karena saat itu saya ingin membuat selimut tebal dan mesin portabel saya tidak bisa jalan apalagi menjahit. Ternyata dipakai menjahit taspun sangat baik dan sangat disarankan deh. Sering sayapun sekarang 'meracuni' teman-teman sesama penjahit tas untuk lebih memilih tipe mesin jahit ini dibanding portable meskipun secara tulisan fitur portable 'tampak' lebih oke. Tapi soal settingan ketebalan bahan tidak bisa dicompare antara mesin jahit portable dan mesin jahit highspeed. Mesin highspeed lebih unggul. Soal hargapun dengan fitur jahit lurus saja harga lbh murah daripada mesin jahit portable. Jadi menurut saya lebih bijak memilih highspeed untuk keperluan jangka panjang.

Mesin jahit highspeed untuk pemula mungkin mempunyai banyak sekali tidak kenyamanan. Saya pernah kok ngerasainnya semasa kursus menjahit di Arva dulu. Karena baru melek dunia menjahit dan langsung memakai mesin highspeed, jahitan saya jadi acak adul (tidak sekedar jelek yakk...wkwkw). Apalagi saat awal kursus jahit kan diajari beberapa teknik jahit mulai jahit lurus, zig zag, memutar, labirin, juga model obat nyamuk. Bisa dibayangkan itu saya lakukan dengan mesin jahit highspeed...yaaa lari dengan sukses jahitannya xixixiixi.

Berdasar pengalaman itulah saya membagi beberapa tips umum yang sebenerenya sudah banyak yang share dan saya based on my story lah ini ceritanya. Jadi untuk pemula jika memilih mesin jahit highspeed pertimbangkan dahulu mengenai kecepatan, mobilitas dan daya listrik.

Paketan mesin jahit highspeed rata-rata memakai dinamo 250 watt, tips dari saya: usahakan banyak berkomunikasi dengan penjual tentang kebutuhan kita dalam menjahit agar dipilihkan tipe mesin jahit highspeed yang sesuai. Jika daya 250 watt tidak jadi masalah buat anda, abaikan tips berikut yang saya berikan. Dinamo untuk mesin highspeed sebenarnya tidak 1 tipe dengan daya 250 watt, tapi ada pilihan dinamo 100 watt, jadi saran saya saat ingin membeli pilih saja dinamo 100 watt demi menjaga tagihan listrik kita hehehe.

image by me
Untuk mobilitas dan moody....FYI: mesin jahit highspeed ini sangat berat sekali untuk dipindah-pindahkan sendirian. Kepala mesin jahit dan dinamonya sangat berat untuk diangkat seorang perempuan, apalagi yang tipenya suka mobilitas kemana-mana bawa mesin jahit (contoh:mudik atau kursus diluar rumah). Jadi mempunyai mesin jahit tipe ini sebaiknya sudah mempunyai ruang khusus dirumah untuk meletakkannya.

Yang terakhir masalah speed (kecepatan pedal mesin jahit), dikarenakan mesin jahit highspeed mempunyai dinamo yang besar makan kecepatan injakannya juga lebih cepat dan bahkan sangat cepat dibanding mesin portable baik versi biasa maupun versi heavyduty. Untuk masalah kecepatan tersebut saya punya beberapa solusi yang sudah saya praktekkan di mesin jahit saya sendiri. Berikut step-step modifikasinya.

1. Ganti poli dinamo bawaan pabrik dengan ukuran yang lebih kecil. Biasanya poli dinamo bawaan pabrik diameternya 80 mm, gantilah 2 ukuran dibawahnya lebih kecil. Fyi, poli dinamo adalah katrol yang menghubungkan tali mesin jahit dari kepala mesin jahit ke motor dinamo.
image by me
2. Putar kedalam pegas yang berada disisi kiri motor dinamo. Karena semakin diputar ketat speednya semakin melambat tapi jangan terlalu ketat karena kadang dinamo malah tidak mau berputar. Carilah formula pasnya sambil tetap dicoba-coba.
image by me
3. Posisikan besi yang menghubungkan motor dan pedal dengan baik dan pindahlah ke ujung paling pinggir dan setting agak longgar bautnya pada pedal, biar saat diinjak tidak langsung lari dengan kencang dan bablas.
image by me
Taraaaa....settingan mesin highspeed ala saya sudah selesai. Dan ini speednya akan berkurang hingga 50% nya, tapi berkurangnya speed jangan dicompare denganmesin portabel yak. Gak mungkin selambat portable tapi sekarang speednya jauh lebih bersahabat untuk pemula yang baru memiliki mesin jahit ini. Selamat mencoba utak atik dan semoga sukses. Jika masih bingung silahkan konta saya via line id: pikaco.story. Yuk jahit lagi!!

Rabu, 06 April 2016

Kursus sehari bisa jahit tas sendiri, pemula pun bisa!

Kursus menjahit yang saya posting pada postingan terdahulu saya, alhamdulillah sudah dapat respon yang baik. Tidak berharap langsung ramai sih, saya seneng yang slow ajah karena misi saya memberdayakan perempuan Surabaya agar bisa tetap berkarya meski hanya dirumah saja. Bukankah menyenangkan bisa 'bekerja' dirumah sambi tetap mendidik anak. Nikmatnya dobel! pahalanyapun dobel! yang paling penting segala kegiatan harus sepengetahuan dan seijin suami makin dobel pahala dan barokahnya. Kalau jadinya makin disupport suami kayak saya...wihhhh jadinya ya makin berlimpah bahagianya, insyaAlloh juga barokahnya.

Soal tarif atau biaya dalam mengikuti kursus saya mulai Rp. 250.000  itu range yang saya tetapkan untuk 1x kursus jahit 1 model tas 1 hari selesai, yang tidak boleh di tawar. Kenapa saya harus mematok harga segitu sih??Begini...saya ini kan berbagi ilmu dan berusaha mentransfer ilmu yang saya punya  dengan memberikan pinjam tempat, alat dan juga waktu saya. Jadi biaya tersebut digunakan untuk kesemuanya, teman-teman yang kursus jahit tas pada saya saya kasih unlimited time yang penting masih dlm satu hari dan dalam tahap masih tolerable. Dari awal saya sudah tulis jam kursus pukul 09.00 - 16.00 (atau sampai selesai) dalam satu hari. Sampai selesai ini artinya hingga tas yang dibuat selesai dan tidak menyisakan PR yang berarti untuk teman-teman. Jadi semoga tambahan penjelasan ini bisa dimengerti teman-teman yak.

Teman-teman yang ingin kursus diharapkan menyesuaikan dengan kemampuannya untuk menjahit model-model tas yang dinginkan. Jika masih pemula (belum mengenal jahit menjahit) diharapkan mendiskusikan terlebih dahulu model tas yang ingin dipelajari dengan saya. Karena cepat tidaknya kursus tergantung pribadi masing-masing. Bisa hubungi saya Disini.

Pemula yang belum pernah pegang mesin jahit don't worry...akan saya ajarin dari awal. Jika berminat dengan kursus jahit tas saya, bisa hubungi saya dan membuat janji terlebih dahulu.

Perempuan harus kreatif yak! Yuk belajar berkarya lewat menjahit!



Minggu, 20 Maret 2016

Cara membuat penggaris kerung baju sendiri

Penggaris memang sangat diperlukan disegala kegiatan yang memerlukan pengukuran akurat. Pun juga dikegiatan menjahit seperti yang saya lakukan saat ini. Di awal saya mengenal dunia jahit saya mulai tertarik dengan macam-macam penggaris pembantu untuk menggambar pola. Seperti membuat kerung lengan, kerung leher dan sebagainya, sebagai pemula tentu hal tersebut belum terbiasa dilakukan secara manual.

ini koleksi penggaris saya ehhehehe...banyak yak

Setiap jalan-jalan ke Gramedia, saya selalu menuju ke rak alat tulis dan melihat adakah penggaris yang saya perlukan (dan kadang tidak saya perlukan tapi unik bentuknya). Memang dari tempat kursus saya dulu disediakan penggaris yang sesuai untuk membuat pola, tapi tetep saja kalo ada yang menarik hati tetep dikoleksi #eh. Buat saya penggaris itu penting untuk membuat pola, untuk penjahit senior malah sebaliknya, penggaris tidak terlalu diperlukan. Mereka sudah mengandalkan insting dikarenakan jam terbang yang tinggi.

Beberapa waktu yang lalu ada sebuah lomba kecil-kecilan di grup jahit saya dan ada yang mengshare cara membuat penggaris jahit. Saya pun sudah menyalin tutorialnya dan membuat penggarisnya di kertas. Penggarisnya sangat berguna untuk membentuk kerungan-kerungan pola baju. Jika teman-teman penjahit memerlukan bisa di contek tutorial ini. Saya sudah ijin dengan pembuatnya sebelum saya share di tulisan saya ini.  Selamat mencoba ^_^.....be creative!!









Sumber gambar tutorial, FB: Anung Laghie

Kamis, 10 Maret 2016

DIY : Upcycle cover seat

Upcycle disini yang saya maksud adalah mendandani kembali barang lama menjadi baru. Kali ini saya nekat nih dandanin sendiri cover kursi jahit saya. Sebetulnya hanya ingin mengganti covernya saja dengan kain. Lalu saat mengamati kursinya kok kayaknya ada yang bisa saya oprek-oprek lainnya. Akhirnya dedelin deh spon lamanya dan ganti dengan spons baru hasil ubek-ubek stok di gudang.

Kursi yang saya permak ini sudah ini saya kurang suka dengan kainnya karena udah dekil, pas bongkar ehhh...sponsnya pun udah cemet-cemet mletet gitu deh. Sepertinya karena kelamaan nanggung beban badan saya yang extra large hahahhaha. Akhirnya nyiapin alat-alat yang saya punya dan berikut nyempetin juga moto-moto per stepnya untuk dibagi di blog ini. Cekidot yak!

image by me

Keterangan gambar:
1.  Balik bagian bawah kursi, cek tempat-tempat sekrup yang menancap dan hafalkan yak letaknya.
2. Buka semua sekrup yang ada.
3. Dudukan kursi yang sudah terlepas dari rangkanya.
4. Balik bagian bawah, ini sebenernya ada lapisan kain tipisnya yang sudah saya ambil, lupa tidak terfoto. Lalu ambil semua staples yang menancap di bagian bawah kayu dengan menggunakan tang hingga bersih. Kemudia buang deh cover dan spons lama yang sudah kempes dan dekil.
5. Siapkan alat dan bahan untuk permak kursi, seperti: spons (saya punyanya cuma ketebalam 4cm), Stapler gun, Lem fox, kain kanvas tebal, kapi untuk mengoles lem, pisau cutter, Palu dan penindih seadanya.
6. Gunting spons seukuran papan kayu kursi lalu silet dengan pisau cutter, lalu beri lem pada spons dan juga kayunya.
7. Tekan dan tindih dengan sesuatu yang berat biar lem cekat merekat.
8. Untuk bagian ini saya tumpuk 2 spons seukuran 4cm biar agak tebal dudukannya.
9. Beberkan kain yang akan digunakan sebagai cover seat, letakkan dudukan yang sudah diberi spons tadi untuk membentuk pola. Lalu gunting sesuai pola dudukan.
10. Sambil diinget-inget letak lubang memasukkan sekrup tadi yak, jangan sampai tertutup kainnya.
11. Staples sudut-sudut terlebih dulu karena pada kursi ini sudutnya agak oval. Sata menstaples kain sambil agak ditarik agar kencang, rapi dan tidak kendor.
12. Setiap habis menstaples di kayu, setelahnya bisa dirapikan dengan memukul besi staplesnya agar masuk rapi dan gak kena tangan.
13. Ini setelah semua sisi dudukan sudah distaples sambil di tarik-tarik sedikit.
14. Setelah itu tutup dengan kain tipis agar besi-besi staplesnya tidak kelihatan dari luar dan lebih rapi. Tapi step ini saya cancel untuk kursi saya karena saya takut gak pas saat mensekrup dudukan ke kursinya. Cuma sebaiknya dikasih kain sih biar cantik ;).

Dan....selesai tutorial upcycle cover seatnya. Jangan dibuang yak kalau kursi udah dekil dudukannya, cukup diganti saja covernya, bisa juga ditumpuk kain berkaret saja kalau tidak mau ribet bongkar-bongkar. Selamat mencoba ya teman-teman ;).

 
'/>